Kodim Pariaman Bantu Petani Perbaiki Irigasi yang Jebol Akibat Luapan Air

id Kodim pariaman

Komando Distrik Militer (Kodim) 0308 Kota Pariaman, Sumatera Barat, membantu petani Nagari Kayu Tanam memperbaiki irigasi yang jebol akibat luapan air hujan yang deras beberapa waktu lalu. (Foto dok. Korem 032 Wirabraja)

Pariaman, (Antara Sumbar) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0308 Kota Pariaman, Sumatera Barat, membantu petani Nagari Kayu Tanam memperbaiki irigasi yang jebol akibat luapan air hujan yang deras beberapa waktu lalu.

"Irigasi yang jebol tersebut jika tidak segera diperbaiki akan mengakibatkan sekitar 600 hektare area sawah terancam kekeringan," kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0308 Kota Pariaman Letkol Arhanud Hermawansyah di Pariaman, Rabu.

Selain membantu petani, katanya kegiatan tersebut juga dalam rangka Hari Juang Kartika 2017 untuk mengenang Pertempuran Ambarawa, yang sebelumnya bernama Hari Infanteri.

Kegiatan ini, ujar dia di antaranya memasang tanggul yang membatasi sungai dengan jalur irigasi yang jebol dengan menumpuk material batu.

"Jika irigasi ini tidak diperbaiki maka sekitar 600 sawah yang baru ditanami itu berpotensi mengalami kekeringan," ujarnya.

Menurutnya irigasi merupakan salah satu sarana vital untuk mendukung peningkatan produksi gabah di daerah setempat, apalagi Pemerintah Sumbar menargetkan produksi padi di provinsi itu tiga juta ton per tahun.

"Kalau irigasi rusak, tentu sawah akan mengalami kekeringan sehingga produksi tidak maksimal," kata Hermansyah.

Kodim, lanjutnya akan terus membantu masyarakat dalam meningkatkan sarana dan prasarana pertanian sehingga petani dapat menggarap lahannya dengan baik.

"Ketahanan pangan membutuhkan perhatian yang baik untuk mewujudkan ketahanan pangan," katanya.

Ia berharap ke depan petani yang ada diseluruh daerah itu dapat lebih kompak dan aktif memberi informasi kepada pihaknya. "Kami akan terima masukan dan siap membantu masyarakat," tambah dia. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar