Sebanyak 8.246 Wartawan di Indonesia Memiliki Standar Kompetensi

id PWI

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). (Antara)

Kendari,(Antara Sumbar) - Ketua Komisi Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Pusat, Hendro Basuki menjelaskan bahwa sejak penyelenggaraan Uji Kompotensi Wartawan digelar tahun 2012 hingga 2017 yang disayaratkan Dewan Pers sudah tercatat 8.246 wartawan memiliki sertifikat standar kompetensi.

Hendro Basuki menjelaskan hal itu, di Kendari, Minggu saat menutup rangkaian kegiatan UKW angkatan ke-VI 2017 yang diselenggarakan PWI Provinsi Sulawesi Tenggara selama dua hari 1-2 Desember di salah satu hotel (2/12) malam.

"Dengan berakhirnya UKW VI yang diselenggarakan PWI Sultra tahun ini, jumlah wartawan yang memiliki sertifikat standar kompetensi sebanyak 8.246 orang termasuk 11 orang dari 20 wartawan yang dinyatakan kompetensi di daerah ini," ujarnya.

Menurutmantan Pempred Koran Suara Merdeka itu, kegiatan UKW yang merupakan jembatan bagi peserta yang dinyatakan kompeten agar mempertanggungjawabkan atas kompetensi yang telah diraihnya.

"Ada tugas yang harus diemban, karena hasil kompetensi yang diraihnya harus dipertanggungjawabkan terkait profesional, integritas dan martabatnya sebagai wartawan," ucap Hendro.

Hendro bahkan mengungkapkan penghormatannya kepada PWI Sulawesi Tenggara yang telah menyelenggarakan UKW dengan menghasilkan wartawan yang berkualitas.

"Jumlah memang penting, tetapi yang lebih penting adalah kualitas. Saya hormat sama PWI Sultra, bukan the biggest tapi the best," ujarnya.

Sementara itu, Direktur UKW PWI Pusat, Zaid Iskandar bersama Noeh Hutaman yang juga tim penguji, mengatakan dari 20 peserta yang mengikuti UKW angkatan VI, hanya 11 wartawan yang dinyatakan kompetensi. Sedangkan sembilan wartawan lainnya dinyatakan belum kompeten.

Ketua PWI Sultra, Sarjono dalam laporannya, juga ikut memberikan tanggapan terkait adanya peserta UKW yang masih belum kompetensi.

"Ini merupakan momentum awal untuk berbenah diri bahwa wartawan yang hari ini belum dinyatakan kompotensi bukan berarti akhir segalanya namun sebagai cambuk untuk belajar dan terus belajar untuk meraih predikat sebagai wartawan yang profesional, berintegrasi dan bermartabat," tuturnya.

Menurut wartawan LKBN Antara itu, berdasarkan data, jumlah wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI sebanyak 148 orang dan yang sudah dinyatakan kompetensi mencapai 85 persen. (*)

Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar