Antisipasi Membludak Sampah, Pemkot Padang Pasang Jaring di Sungai

id al amin

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Al Amin. (Antara Sumbar/Melani Harlina)

Padang, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat memasang jaring di sejumlah sungai guna menghambat sampah agar tidak sampai ke laut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Al Amin di Padang, Kamis mengatakan pemasangan jaring ini merupakan tindak lanjut dari saran Menteri BUMN Rini Soemarno yang melakukan aksi bersih di Pantai Padang beberapa waktu lalu.

Ketika hujan lebat, ujar dia sampah dengan jumlah yang bayak selalu menumpuk di Pantai Padang, sampah tersebut berasal dari sungai-sungai yang bermuara ke laut.

Menurutnya saat ini sudah ada lima jaring besar yang akan dipasang di sejumlah sungai besar, salah satunya Batang Kuranji.

"Namun keberhasilan pemkot bukan dinilai dari seberapa banyak sampah terangkat dari sungai, tetapi dilihat dari terus berkurangnya sampah yang terjaring nantinya," katanya.

Untuk mengurangi sampah tersebut, pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, mengadakan pertemuan dengan RT/RW agar mengingatkan masyarakat tidak membuang sampah ke sungai.

Bahkan, lanjutnya DLH juga meminta kepada kelurahan agar mengingatkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan melalui pengeras suara di masjid-masjid.

"Ini upaya yang kami nilai bersentuhan langsung dengan masyarakat," kata dia.

Sementara Sementara Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengimbau masyarakat agar memanfaatkan sekitar 12 bank sampah yang ada di daerah itu.

"Selain untuk menabung, kegiatan bank sampah juga dapat menjaga kebersihan," ujarnya.

Ia mencontohkan satu kilogram sampah plastik dari kemasan air minum bernilai sekitar Rp1.000 hingga Rp1.500.

Hasil tabungan di bank sampah tersebut, lanjutnya tidak diambil langsung ketika menabung, namun dikumpulkan terlebih dahulu sesuai kebijakan masing-masing bank sampah. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar