Teluk Bayur harus Jadi Gerbang Wisata Sumbar

id kapal pesiar

Kapal pesiar yang mengangkut ratusan wisatawan yang didominasi asal Prancis merapat di Teluk Bayur, Padang, Sabtu (18/11). Setelah Kepulauan Nias, para wisatawan itu bakal mengunjungi Padang dan Bukittinggi. (ANTARA SUMBAR/Novia Harlina)

Padang, (Antara Sumbar) - Pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), berpotensi sebagai gerbang pariwisata provinsi itu terutama untuk kapal pesiar, kata pejabat Dinas Pariwisata Sumbar, Didit P Santoso.

"Fasilitas di pelabuhan sudah cukup bagus, hanya saja perlu pembenahan seperti dermaga khusus untuk kapal pesiar," kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar, Didit P Santoso di Padang, Senin (20/11).

Ia mengungkapkan ketika kapal pesiar yang membawa wisatawan asing merapat di Teluk Bayur masih bersandar di dermaga yang terdapat pekerjaan bongkar muat barang.

Aktivitas tersebut, membuat wisatawan mancanegara merasa tidak nyaman, sehingga dibenahi.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Pelabuhan Indonesia," kata dia.

Didit menjelaskan, ketika wisatawan datang menggunakan kapal pesiar ada kemudahan yang didapat, salah satunya mampu menjangkau tempat-tempat terpencil seperti Kepulauan Mentawai.

"Jika jalur darat atau udara, wisatawan harus menyambung perjalanan lagi dengan kapal sehingga memakan waktu," kata dia.

Oleh sebab itu, Pelabuhan Teluk Bayur sangat berpotensi untuk menarik wisatawan datang ke Sumbar melalui jalur laut.

Pemprov, katanya sudah menjalin komunikasi dengan agen perjalanan tingkat nasional yang sudah memiliki akses internasional dan memiliki kapal pesiar seperti Tour dan Travel Cruise Asia yang berkantor pusat di Bali.

Beberapa waktu lalu, lanjut Didit kapal pesiar terbesar tahun ini merapat di Teluk Bayur, hal itu merupakan hal positif yang mesti dipertahankan.

"Artinya mereka percaya bahwa Sumbar memiliki dermaga yang menjamin keamanannya selama di sini," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar