Berinovasi Jadi Cara Menghargai Pahlawan Zaman Modern, Kata Rektor Unand

id Tafdil

Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Tafdil Husni. (ANTARA SUMBAR/MR Denya Utama)

Padang, (Antara Sumbar) - Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumbar, Prof Tafdil Husni mengatakan dengan berinovasi pada semua sektor menjadi cara masyarakat menghargai jasa pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

"Berinovasi dalam menggali ilmu pengetahuan, menganalisis dan menciptakan produk," katanya di Padang, Sabtu.

Menurutnya perjuangan pahlawan dalam merebut atau mempertahankan kemerdekaan lalu sejatinya bagian dari inovasi.

Sebab telah membawa perubahan zaman, dari yang serba kekurangan dan penuh tekanan menjadi lebih independen serta bebas berpendapat.

Upaya ini perlu dicontoh oleh masyarakat khususnya generasi muda dalam menampilkan pembaruan yang bermanfaat.

"Misalnya mahasiswa atau dosen meneliti dan menciptakan produk yang bermanfaat," ujarnya.

Kemudian melalui kegiatan wirausaha, mahasiswa secara kreatif menciptakan produk dan kemudian memasarkannya.

Dari wirausaha itu dapat tercipta peluang lapangan kerja yang baru dan bisa mengakomodasi penganggur.

Inovasi lain yakni dalam menciptakan solusi dari persoalan dalam pemerintahan atau masyarakat.

Melalui pemikiran akademisi, beberapa program pemerintah dapat terbantu bahkan dapat memperkuat kinerjanya.

"Berinovasi dalam pelayanan publik juga penting dilakukan terlebih untuk pembangunan bangsa," kata Tafdil.

Senada itu, Koordinator Kopertis X Prof Herri mengatakan meningkatkan pelayanan dalam kinerja harus dilakukan oleh seluruh warga di Indonesia.

Terlebih dalam hal pendidikan sebagai penyokong pembangunan pelayanan harus lebih dimaksimalkan.

Inilah cara untuk membalas jasa pahlawan, dengan melestarikan capaian yang telah diraih dan meningkatkannya lebih tinggi. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar