Jalur Etape Solok-Solok Selatan Masih Belum Maksimal

id TdS

(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Padang, (Antara Sumbar) - Delapan hari menjelang pelaksanaan lompa balap sepeda internasional Tour de Singkarak 2017 pada 18-26 November 2017, untuk jalur etape VI dari Kota Solok-Padang Aro Solok Selatan sepanjang 140 kilometer masih dalam perbaikan, hingga belum pasti bisa dilalui pebalap.

"Semua pengerjaan sudah dipercepat. Namun memang masih ada yang dalam proses," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit di Padang, Jumat (10/11).

Ia menyebutkan itu terkait kesiapan sejumlah jalur TdS 2017 yang akan dilalui oleh pebalap.

Ia berharap semua etape yang telah direncanakan, tidak ada yang batal akibat kondisi jalan yang belum maksimal. Karena itu jalur yang memiliki kerusakan terparah, seperti pada etape VI harus menjadi fokus.

Kesepakatan pada rapat terakhir 31 Oktober 2017, etape yang tetap dimasukkan dalam TdS 2017 adalah yang selesai diperbaiki seminggu sebelum digunakan.

Etape VI digelar pada 23 November 2017. Artinya paling lambat 16 November ruas jalan yang akan dilewati harus sudah selesai.

Nasrul berharap dalam enam hari waktu tersisa, ruas jalan Solok-Padang Aro bisa selesai diperbaiki oleh kontraktor.

Sebelumnya Kasi Pembangunan dan Pengujian BPJN Wilayah III Yulia Rahmadani mengatakan cara perbaikan yang bisa dilakukan untuk jalur TdS adalah tambal sulam.

"Kita akan mengupayakan perbaikan jalan itu selesai sebelum jadwal etape dimulai. Namun, tidak dalam kondisi jalan yang mulus, akan tetapi kami memastikan jalan layak untuk dilalui," ujarnya.

Sementara itu salah seorang warga Solok Selatan, Joko (39) mengatakan kondisi jalan dari Solok hingga Muaro Labuh, Solok Selatan sudah cukup baik dan bisa dilewati oleh pebalap.

Namun dari Muaro Labuah hingga Padang Aro sekitar 50 kilometer, masih dalam proses perbaikan oleh kontraktor.

Ia berharap etape VI Kota Solok-Padang Aro, Solok Selatan tetap bisa digelar, karena tahun lalu jalur itu juga tidak masuk dalam gelaran TdS.

TdS ke sembilan kalinya dijadwalkan akan digelar pada 18 hingga 26 November 2017.

Balap sepeda internasional ini akan diikuti oleh peserta 20 tim sepeda masing-masing 15 tim international dan lima tim nasional dari 30 negara.

Pebalap akan melewati sembilan etape mulai 18 November masing-masing Grand Start dari Batusangkar, Tanah Datar-Padang dengan jarak tempuh 107 kilometer. Etape II pada 19 November dari Painan, Pesisir Selatan- Sawahlunto sepanjang 166 kilometer, pada 20 November etape III dari Muaro Sijunjuang-Pulau Punjuang berjarak 100 kilometer.

Kemudian etape IV pada 21 November dari Danau Singkarak, Kabupaten Solok-Payakumbuh sepanjang 135 kilometer, etape V pada 22 November dari Lembah Harau, Limapuluhkota-Padang Panjang dengan jarak 101 kilometer.

Etape VI pada 23 November Kota Solok-Kayo Aro, Solok Selatan sepanjang 140 kilometer, Etape VII pada 24 November dari Pariaman-Pasaman Barat sepanjang 157 kilometer, Etape VIII pada 25 November dari Padang Pariaman-Agam sepanjang 101 kilometer dan etape terakhir 26 November dari Pasaman-Bukittinggi 90 sepanjang kilometer. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar