OJK Kenalkan "Fintech" ke Kampus Perkuat Pengembangan SDM

id OJK

Otoritas Jasa Keuangan. (FOTO ANTARA)

Padang, (Antara Sumbar) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyosialisasikan perkembangan financial technology (Fintech) atau teknologi keuangan kepada ratusan mahasiswa di Universitas Andalas (Unand) Padang lewat program regulator mengajar.

"Program regulator mengajarmerupakan kontribusi OJK yang dikelola OJK Institute untuk mengembangkan sumber daya manusia di perguruan tinggi dan meningkatkan kompetensi dalam bidang keuangan, kata Komisioner OJK Nurhaida di Padang, Kamis saat membuka kegiatan di Unand.

Menurutnya perkembangan sektor jasa keuangan hari ini amat pesat apalagi dengan adanya era digital sehingga perlu disosialisasikan secara luas.

"Pada satu sisi kami terus mendorong inovasi dalam bidang financial technology, namun di sisi lain tetap harus mengawasi secara ketat dalam rangka memberikan perlindungan kepada sektor konsumen," ujarnya.

Sementara Deputi Komisoner OJK Institute, Sukarela Batunanggar mengemukakan OJK selaku regulator akan terus memahami dan mengobservasi para pelaku Fintech baik secara individual dan maupun komunitas.

"Kemudian setelah dipetakan industrinya OJK akan membuat kebijakan dilanjutkan dengan menyusun aturan yang bersifat teknis," katanya.

Ia menyampaikan perkembangan potensi fintech di daerah punya peluang besar apalagi di daerah tingkat inklusi keuangan masihrendah sehingga ini merupakan potensi yang bisa digarap.

"Kehadiran perusahan fintech ini bisa ikut mendorong agar tingkat inflasi keuangan di Indonesia menjadi lebih baik," katanya.

Ia berharap ke depan masyarakatdapat memiliki akses terhadap jasa layanan keuangandan meningkatkan pendanaan di masyarakat.

"Ini juga peluang bagi bisnis pemula dan lembaga keuangan yang ada agar memperbarui teknologi dan model bisnisnya," ujar dia. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar