PGRI Serukan Anggota Majukan Profesi Guru

id Unifah Rosyidi

Ketua Umum PGR Unifah Rosyidi. (https://id.wikipedia.org)

Jakarta, (Antara Sumbar) - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi menyerukan anggotanya untuk memajukan profesi guru sebagai perjuangan untuk memajukan pendidikan nasional.

"Lembaga pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, PGRI merupakan bagian tidak terpisahkan dari organisasi dan perjuangan untuk memajukan pendidikan nasional," kata Unifah melalui seruan yang dikirimkan melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Jumat.

Melalui berbagai lembaga pendidikan milik PGRI itu, Unifah mengajak anggotanya untuk terus berupaya menjaga keberlangsungan, nama baik dan mutu demi kehormatan organisasi sebagai media perjuangan untuk memajukan negeri.

Unifah menyebut konflik yang terjadi pada salah satu perguruan tinggi PGRI di Nusa Tenggara Timur yang akhirnya berakhir setelah melalui perjuangan yang panjang dan melelahkan.

"Perguruan tinggi itu telah kembali ke pangkuan keluarga besar PGRI dengan nama baru, yaitu Universitas Persatuan Guru 1945 NTT. Terima kasih pada Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi dan semua pihak yang membantu," tuturnya.

Memasuki November, Unifah menyebutnya sebagai bulan para guru. Dia berharap para guru merayakan dengan berbagai aktivitas yang penuh kegembiraan dan dapat memajukan profesi guru. Menurut dia, guru berhak merasa gembira pada hari jadinya.

"Betapa bahagia melihat wajah-wajah tulus para guru bergembira bersama dengan mengenakan baju batik seragam PGRI Kusuma Bangsa," katanya.

PGRI akan merayakan hari jadinya yang ke-72 pada 25 November 2017. Hari jadi PGRI biasanya dirayakan sebagai hari guru. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar