OPD Padang Wajib Lakukan Inovasi Kinerja Sesuai Perkembangan Teknologi Informasi

id Mahyeldi Ansharullah

Mahyeldi Ansharullah (Antara)

Padang, (Antara) - Wali Kota (Wako) Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajb melakukan inovasi guna menyukseskan setiap programnya.

"Selalu melakukan pembaruan dan perubahan pada setiap programnya seperti yang dilakukan PT Telkom, PT Pos dan perusahaan swasta," katanya di Padang, Rabu.

Dalam hal ini inovasi dilakukan sesuai dengan perkembangan teknologi dan informasi.

Mengingat OPD bertugas melayani, maka sasaran inovasi yakni publik.

Kemudian, inovasi dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Artinya bila hasilnya tidak maksimal dapat diperbarui atau diubah secara bertahap.

"Sejatinya beberapa OPD telah melakukan inovasi namun dirasakan tidak maksimal, ini yang bersama diubah," ujarnya.

Sesungguhnya dengan berorientasi pada rencana pembentukan kota cerdas dan layanan serba daring serta terintegrasi merupakan bagian dari inovasi di tengah OPD.

Akan tetapi pada faktanya tidak semua warga bisa menerima, meski secara solusi cukup membantu permasalahan di beberapa sektor.

Persoalan ini akan jadi pertimbangan pemerintah ke depan, tugas OPD tentu mencari inovasi pelayanan yang bisa diterima semua lapisan masyarakat.

Agar kepentingan publik secara merata terakomodasi.

Untuk memotivasi kinerja OPD tersebut, pihaknya pada 2018 akan melombakan inovasi yang dibuat satuan perangkat daerah.

Hasilnya akan dinilai di tingkat provinsi dan nasional termasuk mengevaluasi kepuasan masyarakat pada inovasi program tersebut.

Sementara itu pengamat bidang pendidikan tinggi dari Universitas Andalas Padang, Dr Ade Djulardi mengatakan dengan konsisten menggandeng perguruan tinggi, pemda akan lebih mudah menciptakan inovasi.

Hampir setiap hari, akademisi di kampus melakukan riset dan analisis terkait beragam persoalan daerah, nasional dan internasional.

Bahkan setiap harinya melakukan pembaruan dalam hal teknologi dan informasi.

Sayangnya sebagian besar masih berskala laboratorium atau studio.

Bila hal ini digaet secara merata oleh OPD sesuai sektornya, akan menjadi salah satu inovasi yang cepat.

Bagi kampus, kinerja tri dharma perguruan tinggi juga lebih tepat sasaran. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar