Agam Vaksin 3.074 Hewan Penyebar Rabies, Tapi Kasus Rabies Tetap Ditemukan

id Rabies

Vaksin rabies. (ANTARA FOTO)

Lubukbasung, (Antara Sumbar) - Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memberikan vaksin kepada 3.074 ekor hewan penyebar rabies selama Januari sampai Juni 2017 dalam meminimalisasi penularan rabies kepada manusia di daerah itu.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Veteriner Dinas Pertanian Agam, Farid Muslim di Lubukbasung, Selasa, mengatakan 3.074 ekor hewan penyebar rabies dengan jenis anjing, kera dan kucing itu tersebar di 14 dari 16 kecamatan di Agam.

"Vaksin ini diberikan oleh petugas kesehatan veteriner di delapan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Peternakan," tambahnya.

Selain memberikan vaksin, Dinas Pertanian Agam juga melakukan eliminasi 144 ekor anjing liar.

Pada 2016, sebanyak 354 ekor anjing liar di eliminasi dan 6.693 dari 32.837 ekor hewan penyebar rabies diberi vaksinasi di daerah itu.

Pemberian vaksin dan eliminasi anjing liar itu untuk meminimalisasi penularan rabies kepada manusia di daerah itu.

Pada 2017, jumlah kasus gigitan hewan penyebar rabies sebanyak 62 kasus, lima orang positif rabies dan dua orang negatif.

Sementara pada 2016, jumlah positif rabies sebanyak 23 kasus, negatif sebanyak enam kasus dari puluhan gigitan hewan penyebar rabies.

"Jumlah kasus rabies pada 2017 berkurang dibandingkan tahun sebelumnya," tambahnya.

Anggota DPRD Agam, Yuspidar mendukung Dinas Pertanian melakukan vaksinasi dan eliminasi, sehingga kasus rabies berkurang di daerah itu.

"Kita berharap program ini berlanjut sehingga tidak ada kasus rabies di daerah itu," katanya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar