Masyarakat Sutera Keluhkan Air PDAM Sering Mati

id PDAM

Ilustrasi. (Antara)

Painan, (Antara Sumbar) - Masyarakat Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengeluhkan air yang disediakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Langkisau sering mati tanpa adanya pemberitahuan.

"Air yang disediakan PDAM tidak hanya mati dalam satu hari namun tiga hari, dari Rabu (20/9) hingga Sabtu (23/9)," kata warga Kecamatan Sutera, Buyung (30) di Painan, Minggu.

Kejadian matinya air, katanya tidak hanya kali ini namun ini yang paling lama.

"Kami bukan onta yang bisa membuat persediaan air di dalam tubuh tapi manusia yang membutuhkan air kapanpun, kejadian ini kami harapkan tidak terjadi lagi," sebutnya.

Mengantisipasi tidak adanya air, ia terpaksa meminta izin ke tetangganya untuk memanfaatkan air dari sumur tanah yang dimiliki tetangganya itu.

Warga lainnya, Isap (47) menilai PDAM Tirta Langkisau tidak tanggap menyikapi sebuah permasalahan karena kejadian ini sering terulang.

"Biasanya PDAM beralasan penyebab matinya air karena hujan yang menyebabkan terjadinya longsor dan mengganggu pipa penyalur air. Itu bukan alasan harusnya ada upaya cepat karena tidak terjadi sekali saja," katanya.

Sementara ujarnya, ketika pelanggan telat membayar iuran maka akan didenda bahkan jika terlalu lama akan ada tindakan pemutusan.

Terpisah, Kepala Unit PDAM Tirta Langkisau Kecamatan Sutera, Misran menyebutkan penyebab matinya air karena jaringan pipa di wilayahnya itu mengalami penyumbatan.

"Situasinya seperti itu sehingga air mati, kami berharap pelanggan bersabar," kata Misran. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar