Jembatan Sungai Tanuk Pesisir Selatan Ambruk Diterjang Arus Sungai

id jembatan ambruk

Jembatan Kampung Sungai Tanuk, Nagari Barung-Barung Balantai Tengah, Kabupaten Pesisir Selatan, ambruk diterjang derasnya arus Sungai Batang Tarusan, Kamis (21/9). (Antara Sumbar/Didi SP)

Painan, (Antara Sumbar) - Jembatan Kampung Sungai Tanuk, Nagari (desa adat) Barung-Barung Balantai Tengah, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, ambruk diterjang derasnya arus Sungai Batang Tarusan, Kamis.

"Debit air Sungai Batang Tarusan yang meningkat pascahujan deras mengguyur daerah itu sejak Rabu (20/9) mengakibatkan jembatan satu-satunya menuju Kampung Sungai Tanuk ambruk, dan hingga kini masyarakat masih terisolasi," kata Camat Koto XI Tarusan, Gusdan Yuwelmi di Painan, Kamis.

Ia menambahkan ambruknya jembatan itu telah disampaikan ke bupati setempat agar perbaikan bisa segera dilaksanakan.

Selain terdapat puluhan kepala keluarga di Kampung Sungai Tanuk juga terdapat sebuah sekolah dasar negeri.

Jika jembatan tidak segera diperbaiki bisa dipastikan sekolah tidak akan bisa beroperasi karena hampir keseluruhan guru-gurunya tidak menetap di kampung itu.

Selain menyebabkan sebuah jembatan rubuh, pada hari yang sama debit air Sungai Batang Tarusan juga menggenangi Jalan Lintas Sumatera (jalinsum) Padang-Bengkulu sehingga kendaraan sulit melewati daerah itu tepatnya di Nagari Duku.

Selain itu pada hari yang sama di kecamatan setempat juga terjadi longsor tepatnya di Nagari Siguntur.

Longsor terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, hanya sepeda motor yang bisa melewatinya sementara kendaraan roda empat atau lebih tidak bisa hingga material longsor dibersihkan pada pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, warga setempat, Elvi (35) menyebutkan banjir di Nagari Duku telah beberapa kali terjadi hingga menyebabkan terganggunya arus lalu lintas Jalinsum. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar