SMA di Agam Galang Dana untuk Rohingya

id Rohingya

Infaq untuk Rohingya.

Lubukbasung, (Antara Sumbar) - Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar penggalangan dana untuk para korban konflik kemanusiaan Rohingya, Myanmar di sepanjang jalan Lubukbasung, Selasa.

Ketua Osis SMAN 2 Lubukbasung, Akmal Syarif di Lubukbasung, Selasa, mengatakan, penggalangan dana ini dilakukan di Simpang Empat Jalan Sudirman, Simpang Tiga Muhammad Hatta dan Simpang Talago Kecamatan Lubukbasung.

"Penggalangan dana melibatkan 20 pengurus Osis SMAN 2 Lubukbasung ini dimulai pada Selas.00 WIB sampai 14.00 WIB," katanya.

Ia menyebutkan penggalangan dana ini merupakan tahap pertama dan rencananya akan dilanjutkan pada Kamis (14/9).

Rencananya, tambahnya penggalangan dana tersebut akan dilakukan di Pasar Impres Lubukbasung.

"Kita akan mendatangi semua pedagang dan pengunjung pasar itu," katanya.

Penggalangan dana ini merupakan program dan bentuk kepedulian Osis SMAN 2 Lubukbasung terhadap warga Rohingya dan beberapa bulan lalu juga melakukan penggalangan dana untuk warga Palestina.

"Saya berharap dengan penggalangan dana ini masyarakat dan pemerintah tergugah untuk membantu warga Rohingya. Dana yang terkumpul ini akan kita setorkan ke rekening PGRI Pusa melalui Kepala SMAN 2 Lubukbasung," katanya.

Kepala SMAN 2 Lubukbasung, Muhammad Mustafa Kamil, menambahkan dana ini akan disetorkan ke rekening PGRI Pusat.

"Pada penggalangan dana untuk warga Palestina, SMAN 2 Lubukbasung berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3 juta dan dana itu langsung dikirimkan ke rekening PGRI Pusat," katanya.

Ia mengakui, SMAN 2 Lubukbasung merupakan satu-satunya sekolah di Agam yang melakukan penggalangan dana untuk Rohingya.

Dengan cara itu, dapat memancing dan memotifasi warga lain untuk melakukan penggalangan dana tersebut.

"Ini yang kita harapkan sehingga warga ikut berpartisipasi dalam melakukan penggalangan dana itu," katanya.

Tempat terpisah, Anggota DPRD Agam, Muhammad Abrar mendukung penggalangan dana yang dilakukan SMAN 2 Lubukbasung dan berharap dicontoh oleh sekolah lain dan masyarakat.

"Saya sangat mendukung penggalangan dana itu karena ini bentuk solidaritas sesama umat muslim," katanya.

Namun, anggota Fraksi PKS ini berharap penggalangan dana itu tidak menganggu aktifitas belajar dan mengajar.

"Lakukan penggalangan dana setelah proses belajar mengajar dimulai," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar