Rektor Unand Tegaskan Penelitian Jadi Fokus Pengembangan Kampus

id tafdil

Rektor Unand, Prof Tafdil Husni. (Antara)

Padang, (Antara Sumbar) - Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, Prof Dr Tafdil Husni mengatakan penelitian menjadi fokus penguatan institusinya di masa depan.

"Raihan klaster mandiri dalam penelitian dan utama pada perguruan tinggi belum jadi jaminan keberhasilan kampus di internasional, perlu peningkatan lagi," ujarnya usai melantik wisudawan program sarjana dan diploma gelombang III 2017 di Padang, Sabtu.

Menurutnya meski saat ini telah banyak peneliti andal namun masih butuh peningkatan dalam hal produktivitas.

Sebab, tambahnya sejauh ini Unand cukup dikenal dengan sejumlah penelitiannya seperti budaya, kesehatan dan hukum.

Berkat penelitian ini juga kata Tafdil, banyak mahasiswa asing tertarik seperti dari Malaysia yang pada wisuda ini juga menamatkan kuliahnya.

Rata-rata penelitian dosen dan mahasiswa Unand bidang kesehatan cukup dikenal minimal di Asia Tenggara.

"Untuk itu dosen perlu didorong untuk menghasilkan jumlah karya lebih banyak," sebutnya.

Terlepas dari itu, ujar Tafdil penelitian juga bermanfaat untuk menjadi bahan kuliah dan teraplikasi kepada masyarakat.

Khusus Unand, menurut dia akan terus memberikan peluang dan bantuan materil atau non materil untuk penelitian tersebut.

"Kami ingin Unand dijejali banyak mahasiswa karena tertarik meneliti dengan dosen sesuai bidangnya," katanya.

Berkaitan dengan lulusan strata satu, lanjut Tafdil diharapkan alumni mulai ikut dan melakukan penelitian mulai dari dasar.

Secara perlahan ujar dia, akan meningkat ke pengembangan, mandiri dan master.

Sementara itu Kepala Humas Unand Dafruddin menyebutkan dalam wisuda gelombang III ini Unand meluluskan 2.178 mahasiswa.

Jumlah itu termasuk puluhan mahasiswa Kedokteran asal Malaysia dan dari Madagaskar serta Vietnam. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar