Mendekati Idul Adha, Penjualan Sapi di Pasar Ternak Padangpariaman Meningkat

id Pasar Ternak

Pedagang di Pasar Ternak Kecamatan Sungai Sariak, Kabupaten Padangpariaman, sedang menurunkan sapi untuk dijual di pasar tersebut, Rabu (23/8). Bendahara pasar ternak tersebut, Agustina mengatakan penjualan sapi di pasar itu meningkat ketika memasuki Hari Raya Idhul Adha yaitu mencapai 300 ekor per pekannya daripada hari biasanya yang hanya 30 sampai 40 ekor per pekannya. (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M. S.)

Parit Malintang, (Antara Sumbar) - Penjualan sapi di Pasar Ternak Kecamatan Sungai Sariak, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, mengalami meningkat ketika memasuki Hari Raya Idhul Adha dari pada hari biasanya.

"Penjualan sapi sampai pukul 10.00 WIB tadi telah mencapai 150 ekor sedangkan pekan lalu mencapai 300 ekor sapi," kata bendahara Pasar Ternak Kecamatan Sungai Sariak, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Agustina di Sungai Sariak, Rabu.

Padahal, lanjutnya penjualan sapi untuk Idul Fitri 1438 Hijriyah sama seperti penjualan pada hari biasa, yakni 30 sampai 40 ekor per pekan.

Ia menambahkan meningkatnya penjualan sapi di pasar tersebut dimulai semenjak penghujung Idul Fitri 1438 Hijriyah.

"Dan pedagang serta pembeli berdatangan dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar," sebutnya.

Ia menyebutkan pada hari biasa sapi yang masuk ke pasar tersebut sekitar 200 ekor sedangkan memasuki lebaran haji bisa mencapai 1.500 ekor.

Sementara itu salah seorang pedagang sapi di pasar ternak tersebut, Tasman Toyok mengeluhkan berkurangnya omzet penjualan sapi pada tahun ini karena harga dan jumlah sapi meningkat sedangkan pembeli berkurang.

"Harga sapi sekarang mulai dari Rp13 juta sampai Rp25 juta, tergantung besarnya sapi," ujarnya.

Ia mengatakan harga tersebut naik 30 persen dari tahun lalu sehingga mempengaruhi minat pembeli untuk membeli di pasar ternak.

Salah seorang warga Kecamatan Sungai Geringging, Yuliar (58) mengemukakan dirinya akan membeli sapi untuk korban hari Raya Idul Adha.

"Namun saya lebih suka membeli sapi dari peternak langsung di kampung agar harganya lebih murah dari pedagang," tambah dia. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar