Ribuan Warga Bukittinggi Tumpah Ruah Ikut Pawai Alegoris

id Pawai

Ribuan Warga Bukittinggi Tumpah Ruah Ikut Pawai Alegoris

Pawai alegoris perayaan HUT ke-72 Kemerdekaan RI di Bukittinggi, Sabtu(19/8). (ANTARA SUMBAR/ Humas Pemkot Bukittinggi)

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Sebanyak 131 tim memeriahkan pawai alegoris perayaan Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan RI di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu.

Ribuan warga dan peserta yang berasal dari anggota Paskibraka, Bujang Gadih Bukittinggi, sekolah-sekolah, paguyuban, organisasi dan klub, perangkat daerah, marching band dan lainnya memadati jalan-jalan yang menjadi rute pawai mulai dari Jalan Sudirman, Panorama, Simpang Tembok hingga berakhir di Jam Gadang.

Wali Kota Bukittinggi, M Ramlan Nurmatias di sela-sala pawai mengatakan kegiatan itu diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan satu kali dalam setahun.

Menurutnya perayaan kemerdekaan adalah saat untuk memaknai kembali perjuangan pahlawan jadi ditekankan pada masyarakat agar menjaga persatuan dan kekompakan demi terlaksananya pembangunan.

"Apresikan bagi masyarakat yang ikut memeriahkan pawai. Kami harapkan pesan-pesan kemerdekaan sampai pada masyarakat dan generasi muda hingga kemudian dapat terdorong aktif membangun daerah," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga setempat, Erwin Umar menyebutkan pawai alegoris perayaan kemerdekaan mengangkat tema Periodisasi Perjuangan Bangsa Indonesia.

"Paling tidak, kegiatan ini bisa menggambarkan bagaimana keadaan masyarakat di masa perjuangan kemerdekaan sehingga yang ikut menonton memaknai perjuangan itu dalam bentuk tindakan positif," ujarnya.

Selain itu atraksi-atraksi lain yang juga ditampilkan peserta seperti kesenian budaya Reog dan Tabuik diharapkan mengingatkan masyarakat terhadap keragaman dan kekayaan budaya di Indonesia.

"Selanjutnya pawai alegoris ini menjadi suatu pemanasan bagi pemerintah daerah menggelar iven yang lebih besar yang telah disusun dalam kalender wisata Bukittinggi untuk mengundang kunjungan wisatawan," katanya. (*)