Dinkes Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Cegah DBD

id DBD

Ilustrasi. (Antara)

Pulau Punjung, (Antara Sumbar) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) mengajak seluruh masyarakat setempat peduli dengan kesehatan lingkungan guna mencegah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah itu.

"Caranya dengan memantau jentik nyamuk di lingkungan rumah masing-masing minimal sekali seminggu, bila ditemukan jentik agar dimusnahkan secara mandiri dengan cara menguras, menutup, dan mengubur (3M)," kata Kepala Dinkes Dharmasraya, Rahmadian di Pulau Punjung, Jumat.

Berdasarkan data Dinkes setempat kasus DBD di daerah itu mengalami peningkatan dalam tiga bulan terakhir, yakni pada Mei 2017 tujuh kasus, Juni 10 kasus, dan Juli ada enam kasus.

Menurutnya dari data tersebut menjadikan daerah itu masuk ke dalam kejadian luar biasa untuk kasus DBD, sehingga diperlukan kewaspadaan dan upaya antisipasi dini terhadap kasus tersebut.

"Kami juga telah mengimbau secara tertulis ke seluruh puskesmas untuk melakukan upaya promosi kesehatan keliling oleh petugas kesehatan, di samping bekerja sama dengan pemerintah nagari (desa adat)," ujarnya.

Di samping itu upaya pencegahan dan pemberantasan vektor melalui 3M, ia melanjutkan fogging pada 11 lokasi di empat kecamatan daerah sudah dilakukan.

"Untuk sementara fogging dilakukan fokus sesuai dengan indikasi atau wilayah yang berkontribusi besar kasus DBD, seperti Kecamatan Timpeh dan Koto Baru," ujarnya.

Ia mengatakan penyakit Demam Berdarah masih menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat apabila musim hujan tiba.

Hal itu disebabkan vektor penyakit demam berdarah menggunakan air sebagai media untuk berkembang biaknya jentik nyamuk, lanjutnya.

"Oleh karenanya peran serta masyarakat diminta dalam mencegah DBD, caranya sangat sederhana peduli dengan lingkungan masing-masing," tambahnya. (*)
Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar