Fraksi PKS Sumbar Gelar Seleksi Lomba Baca Kitab Kuning Nasional 10 September

id kitapkuning

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumbar Mochlasin (Miko Elfisha)

Padang, (Antara Sumbar) - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sumatera Barat (Sumbar), menggelar seleksi Lomba Membaca Kitab Kuning tingkat Nasional pada 10 September 2017, sekaligus memperingati milad ke-19 partai tersebut.

         "Ini adalah kali kedua PKS menggelar lomba serupa. Diharapkan peserta makin banyak dari tahun lalu yang mencapai 56 orang," kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumbar, Mochlasin di Padang, Kamis.

         Ia menambahkan lomba yang diadakan merupakan salah satu upaya PKS untuk mengajak umat kembali mempelajari sumber ilmu Islam yang masih terjaga, yaitu kitap kuning.

         Kitab kuning merupakan sumber literatur fiqih, hadis dan lainnya yang ditulis dalam bahasa Arab gundul merupakan warisan ulama sejak zaman nabi dan sahabat.

         Pada awalnya hampir semua pesantren menggunakan referensi tersebut, namun seiring waktu sebagian pesantren hanya mengajarkan cara membacanya, tetapi tidak fokus lagi untuk mempelajari apalagi menghafalkannya.

         Ketua Bidang Pembangunan Umat (BPU) Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sumbar, Marfendi menambahkan pihaknya ingin menghidupkan kembali tradisi membaca dan memahami kitab kuning di pesantren-pesantren, bahkan kalau bisa menular pada masyarakat umum.

         "Kita juga berharap bisa memperkenalkan pesantren yang ada di Sumbar ke tingkat nasional," katanya.

         Ia menginformasikan pendaftaran bagi peserta dibuka 10 Agustus hingga 7 September 2017 secara daring melalui akun Whats Apps 081363133184 atau surat elektronik mulya75@gmail.com.

         Pendaftaran juga bisa dilakukan langsung ke kantor DPW PKS Sumbar.

         Kriteria peserta adalah laki-laki, warga Sumbar usia 15-25 tahun atau minimal pendidikan aliyah. Peserta juga harus mendapat rekomendasi dari pimpinan pesantren atau lembaga pendidikan lain.

         Kitap yang akan dilombakan adalah Fathul Muin karya Syeikh Ahmad Zainuddin bin Abdul Aziz Al Mabari Al Malibari Al Fannani Asy Syafii.

         Penilaian lomba diantaranya bacaan kitap, tafsir dan pemahaman isi kitap.

         Lomba tersebut memperebutkan hadiah pertama Rp3 juta ditambah tropi bergilir dari gubernur, hadiah II Rp2.5 juta dan hadiah III Rp2 juta.

         Pemenang I bersama satu pendamping akan difasilitasi untuk ikut lomba tingkat nasional di Jakarta pada 24 September 2017.*


Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar