Pemkab Padangpariaman Tanamkan Jiwa Wira Usaha Kepada Pemuda Putus Sekolah

id Idarussalam

Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Padangpariaman, Idarussalam. (Antara Sumbar/Aadiyat MS)

Parit Malintang, () - Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, berupaya menanamkan jiwa wira usaha melalui sosialisasi peluang bisnis kepada pemuda putus sekolah, guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

"Rata-rata tingkat pendidikan sekolah warga Padangpariaman hanya mencapai kelas delapan atau sampai kelas dua SMP," kata Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Padangpariaman, Idarussalam pada acara sosialisasi itu di Parit Malintang, Rabu.

Ia mengatakan dengan tingkat capaian pendidikan tersebut, maka ilmu yang dimiliki tentu belum memadai untuk mencari pekerjaan seperti tuntutan dunia kerja saat ini.

Akibatnya banyak pemuda di daerah itu yang menganggur, karena tidak mengetahui apa yang harus dikerjakan sehingga membebani keluarganya.

"Karena itu kami menyosialisasikan peluang wira usaha kepada generasi muda yang putus sekolah ini," ujarnya.

Pada sosialisasi itu pihaknya memotivasi generasi muda, menunjukkan peluang usaha yang dapat dilakukan, serta membimbingnya agar bisa mandiri.

Ia berharap peserta pada sosialisasi tersebut mau menggali potensi diri dan mengembangkan kemampuan.
"Utamakan kemampuan terlebih dahulu maka modal akan datang dengan sendirinya," kata dia.

Ia juga mendorong pemuda putus sekolah untuk mengambil program Paket B dan C agar bisa menempuh pendidikan tinggi.

Sementara itu, salah seorang peserta Rangga (21) berkeinginan untuk berdagang guna memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Namun saya masih mencari dagangan yang berpotensi menarik minat pembeli," ujarnya.

Ia mengatakan meskipun nanti dirinya menemukan jenis dagangan yang sesuai dengan kondisi di daerahnya, namun masih ragu karena tidak ada modal untuk memulai usaha tersebut. Ia berharap pemerintah dapat mencarikan solusinya agar orang seperti dirinya bisa mandiri. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar