DPRD Nilai Pemkot Kurang Sosialisasikan Rencana Perbaikan Pasar

id Pasar Atas

Design perbaikan bagian depan pusat pertokoan Pasar Atas Bukittinggi (ANTARA SUMBAR/ Dinas Pasar, UKM dan Perdagangan)

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - DPRD Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) meminta pemerintah kota (Pemkot) setempat menyosialisasikan rencana perbaikan pusat pertokoan Pasar Atas secara lebih mendetail pada pedagang di pasar tersebut.

Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, Trismon dalam pertemuan dengan pemerintah daerah dan perwakilan pedagang di Bukittinggi, Selasa, mengatakan rencana pemerintah itu menimbulkan keresahan bagi pedagang karena akan menyebabkan mereka pindah selama masa perbaikan sementara belum ada informasi lokasi pengganti.

"Ada keluhan yang disampaikan pedagang pada DPRD, terpaksa pindah berdagang. Namun sebenarnya rencana pemerintah ini sangat baik hanya saja perlu diinformasikan lebih jelas kepada para pedagang yang akan terdampak selama perbaikan," tambahnya.

Ia menjelaskan menurut pengaduan dari pedagang, pemerintah berencana merevitalisasi Pasar Atas sehingga menyebabkan pedagang kaki lima yang berada di samping gedung pusat pertokoan harus pindah berdagang dari lokasi yang dinilai strategis itu.

"Sementara dari informasi pemerintah hanya dilakukan perbaikan gedung bagian depan saja. Jadi ada informasi yang simpang siur. Kami harap pemerintah lakukan sosialisasi dulu agar apapun kegiatan yang dilakukan mendapat dukungan dari masyarakat," katanya.

Salah seorang pperwakilan pedagang kaki lima di Pasar Atas, Nof mengharapkan perbaikan di pusat pertokoan sebaiknya diikuti perbaikan lokasi berdagang pedagang kaki lima.

"Bisa dikatakan pedagang kaki lima berjualan dalam kondisi darurat. Bila pemerintah memperbaiki pusat pertokoan, lokasi pedagang kaki lima hendaknya juga diperbaiki apalagi produk yang dijual adalah cenderamata sangat yang diminati wisatawan," ujarnya.

Kepala Dinas Pasar, UKM dan Perdagangan Bukittinggi, M Idris mengatakan pemerintah berencana memperbaiki pusat pertokoan Pasar Atas pada Agustus 2017 yang pada tahap awal perbaikan bagian depan bangunan.

"Dari perbaikan tahap awal ini, akan berdampak pada pemindahan beberapa pedagang karena akan membahayakan selama pengerjaan. Perbaikan ini nanti sekaligus menata agar tidak ada lagi pedagang kaki lima berjualan di koridor pusat pertokoan karena menghambat jalan," jelasnya.

Ia menerangkan pedagang-pedagang tidak akan dipindahkan jauh dari lokasi berdagang semula. Untuk sementara yang terdampak dipindah ke bagian depan Blok A Barat Pasar Atas.

Untuk rencana jangka panjang, pemerintah memang berencana menata pedagang kaki lima yang berdagang di samping gedung pusat pertokoan dan pihaknya tidak akan memaksa pedagang pindah sebelum tersedia lokasi pengganti untuk berdagang.

"Pada intinya perbaikan ini untuk menyamankan pedagang dan pembeli agar sama-sama nyaman beraktivitas di pasar dan menertibkan agar pedagang tidak berdagang di koridor pertokoan," sebutnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar