Populerkan Puncak Langkisau, Pessel Gelar Paralayang Indonesia Terbuka

id Puncak Langkisau, Paralayang, Pesisir Selatan

(ANTARA FOTO/Maril Gafur)

Painan, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menggelar kejuaraan nasional Paralayang Indonesia Terbuka 2017 nomor ketepatan mendarat pada 13 hingga 16 Juli.

"Kejuaraan nasional Paralayang Indonesia Terbuka merupakan yang pertama digelar. Sebelumnya Pesisir Selatan memang pernah menggelar beberapa kejuaraan seperti Paragliding Trip Of Indonesia (TROI)," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni usai membuka kegiatan tersebut di Painan, Kamis.

Ia menambahkan kejuaraan tersebut diikuti 104 peserta dan delapan diantaranya merupakan atlet dari Arab Saudi, sementara selebihnya merupakan atlet utusan dari 11 provinsi di Indonesia.

Menurutnya kejuaraan Paralayang Indonesia Terbuka selain untuk mengukur keterampilan atlet disisi lain juga sebagai upaya mempopulerkan objek wisata di daerah itu.

"Kami mengakui memang tidak mudah menarik wisatawan dan kegiatan ini merupakan upaya mengenalkan keindahan alam Pesisir Selatan baik nasional hingga internasional sehingga banyak wisatawan yang ingin berkunjung kesini," katanya lagi.

Ia mengatakan untuk menyemarakkan kejuaraan nasional Paralayang Indonesia Terbuka berikutnya pihaknya berencana meningkatkan skala pelaksanaan dari nasional ke internasional.

Untuk menunjang hal itu, pihaknya akan menambah total hadiah hingga Rp200 juta dari total saat ini hanya Rp100 juta.

"Kami dari pemerintah kabupaten siap mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini berlangsung dengan baik dan skala pelaksanaan meningkat," ujarnya.

Kejuaraan paralayang dimulai dengan lepas landasnya atlet dari Puncak Langkisau di Kecamatan IV Jurai, dan selanjutnya mendarat di Pantai Salido.

Kedua lokasi menyuguhkan pemandangan yang mengagumkan seperti Puncak Langkisau akan menyuguhkan pemandangan alam berupa garis pantai, pulau kecil hingga perbukitan, sementara Pantai Salido menyuguhkan pantai berpasir putih yang indah. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar