Pesan Rektor Unand, Lulusan Pasca Harus Berpikir Kompetensi Internasional

id Rektor Unand

Rektor Unand, Prof Tafdil Husni. (Antara)

Padang, (Antara Sumbar) - Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, Prof Tafdil Husni mengatakan pihaknya mengupayakan lulusan pascasarjana memiliki pemikiran yang berorientasi internasional dalam segala aspek.

"Baik itu magister, doktor atau profesi usai menamatkan studinya perlu memperkuat diri dalam peningkatan kompetensi bidangnya," ujar dia, usai melantik wisudawan Pascasarjana gelombang II tahun 2017 Unand, di Padang, Jumat.

Dia menyebutkan lulusan pascasarjana memiliki tujuan dan keberlanjutan yang berbeda dari lulusan strata satu.

Pada umumnya kata Tafdil mahasiswa yang masuk magister, doktor atau dokter memiliki tujuan untuk pengembangan ilmu yang diampunya.

Artinya ilmu yang dikembangkan dan diadopsi tidak cukup berasal dari lokal melainkan juga dari internasional.

Sebab ujar dia, pengembangan ilmu di Pascasarjana membutuhkan beragam sumber yang berujung pada kompetisinya.

Bisa dilihat sebutnya orientasi jurnal yang berkompetensi bila lolos verifikasi tingkat internasional.

"Dengan dasar ini orientasi internasional perlu dipertahankan hingga lulus kuliah, " katanya.

Dia mencontohkan orientasi ini dilakukan dalam dunia kerja seperti pengu
tan kompetensi bahasa asing seperti Inggris.

Saat ini kata dia, bahasa Inggris menjadi salah satu kunci bagus atau tidaknya daya saing tenaga kerja.

Bagi lulusan Pascasarjana sebutnya, memilih berkarir , seminar atau mengajar di luar negeri bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan kualitas.

"Bila telah cukup barulah membagikannya kepada masyarakat lokal, semisal aplikasi penelitian," katanya.

Hal lain yang perlu diupayakan untuk lulusan Pascasarjana ini meningkatkan sikap kedewasaan.

Sikap dewasa ini penting katanya, untuk mendukung keberhasilan dalam karirnya di masa depan.

Sementara itu dalam wisuda II Unand Program Pascasarjana, dilantik sebanyak 317 orang lulusan.

Dari 317 orang lulusan profesi, magister, doktor, spesialis sebanyak 59 orang dilantik sebagai Dokter.

Kemudian Apoteker sebanyak 57 orang, Perawat 49 orang dan Dokter Gigi 9 orang. Sedangkan Doktor dilantik sebanyak 21 orang. (*)



Pewarta :
Editor: M R Denya
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar