Mendes Janjikan Tambah Dana Desa Jika Jalan Empat Program

id Mendes, Eko Putro Sandjojo, Dana Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo bersalaman dengan warga Padangpariaman, Sumatera Barat ketika peletakan batu pertama pembangunan embung Sungai Abu Tabek Gadang, Kecamatan Toboh Gadang, Sabtu (13/5). Eko Putro Sandjojo mengatakan akan menambahkan dana desa dua kali lipat untuk desa yang menjalankan empat program dari Kementerian Desa PDTT. (ANTARA SUMBAR/ Aadiaat M. S)

Parit Malintang, (Antara Sumbar) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan akan menambahkan dana desa untuk desa yang menjalankan empat program dari Kementerian Desa PDTT.

"Dana desa pada tahun ini Rp800 juta per desa. Apabila desa menjalankan empat program dari Mendes PDTT maka dana yang diperoleh desa tersebut bisa dua kali lipat," kata Eko Putro Sandjojo saat peletakan batu pertama pembangunan embung Sungai Abu Tabek Gadang, Kecamatan Toboh Gadang, Padangpariaman, Sumatera Barat, Sabtu.
Ia menyebutkan empat program tersebut yaitu membuat produk unggulan desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), membuat embung, dan membangun sarana olahraga.

Ia menjelaskan pengembangan produk unggulan desa merupakan upaya peningkatan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja.

"Dalam hal ini partisipasi masyarakat dan pemerintah daerah dibutuhkan," katanya.

Sedangkan BUMDes merupakan bentuk penguatan terhadap lembaga-lembaga ekonomi desa dan sebagai alat pendayagunaan ekonomi lokal seperti untuk menjual produk unggulan desa.

Selain itu, masyarakat juga membuat embung yang berfungsi sebagai penampung air yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian ketika musim kemarau.

"Namun diharapkan embung juga dimanfaatkan untuk pariwisata serta aset BUMDes," ujarnya.

Lalu membangun sarana olahraga dengan tujuan membuat liga antar desa agar ketika pertandingan masyarakat setempat bisa berjualan serta mendatangkan sponsor sehingga perekonomian bisa tumbuh.

Ia mengatakan untuk melancarkan program tersebut pihaknya telah bekerja sama dengan 19 kementerian sehingga hampir semua program dari 19 kementerian tersebut mengarah ke desa.

Setiap tahunnya pemerintah RI selalu meningkat alokasi dana desa yaitu pada 2015 sebesar Rp20,76 triliun dengan rata-rata per desa sebesar Rp280,3 juta.
Pada 2016 meningkat menjadi Rp46,98 triliun dengan rata-rata desa menerima Rp643,6 juta dan sekarang naik sekitar 125 persen yaitu Rp60 triliun untuk 74.910 dan rata-rata desa menerima sebesar Rp800 juta.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni mengatakan pembangunan embung di Kecamatan Toboh Gadang tersebut nantinya akan dijadikan sebagai penampung air serta untuk pariwisata.

"Di samping embung juga akan dibuat lapangan sepak bola," kata dia.

Ia menyebutkan pembangunan embung tersebut diambil dari dana desa sebesar Rp60 juta dan diperkirakan memakan anggaran sebesar Rp3 miliar. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar