BPBD Temukan Korban Terseret Ombak di Padangpariaman

id Korban Tenggelam

Korban terseret ombak dan tenggelam di Pantai Sungai Limau, Padangpariaman, Sumatera Barat dimasukkan ke mobil ambulans di Puskesmas Sungai Limau, Selasa (2/5). Korban hilang sekitar pukul 18:40 WIB Senin (1/5) ditemukan oleh anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah, kepolisian, dan masyarakat setempat sekitar pukul 05:30 WIB tadi pagi.(Antara Sumbar/Aadiaat M.S.)

Parit Malintang, (Antara Sumbar) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, telah menemukan Hari Novanda (38)korban terseret ombak dan tenggelam di Pantai Pasar Ampalam, Kecamatan Sungai Limau, dalam keadaan tidak bernyawa.

"Korban ditemukan di pantai belakang SMAN 1 Sungai Limau sekitar pukul 05:30 WIB tadi pagi," kata Komandan Regu A BPBD Kabupaten Padangpariaman, Ardian di Sungai Limau, Selasa.

Ia mengatakan korban Hari Novanda beralamat di Jalan Mr. Asaad Perumahan Inkorba, nomor 19 Kelurahan Cimpago Guguk Golek, Kecamatan Mandi Angin/Koto Selayan Bukittingi.

Ia dinyatakan hilang sejak Senin (1/5) pukul 18.40 WIB dan dilaporkan oleh ke empat temannyayang juga berasal dari kota yang sama.

Ia mengatakan tujuan korban bersama ke empat temannya ke pantai tersebut untuk liburan serta merayakan pertemuan alumni.

Pada awalnya korban bersama ke empat temannya mandi di Pantai Nagari Koto Tinggi sekitar pukul 17:30 WIB yang ketika itu ombak tidak mendukung.

"Korban sempat minta tolong kepada ke empat temannya, namun temannya tidak sempat menolong karena ia telah jauh terseret,"

Kemudian teman-teman korban memberitahukan kepada warga sekitar untuk meminta pertolongan sehingga sekitar pukul 07:00 WIB satu tim BPBD dan kepolisian setempat mencari korban.

Saat ini korban dibawa ke rumahnya di Kota Bukittinggi setelah diperiksa di Puskesmas Sungai Limau. (*)


Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar