Dinsos Agam Bantu Korban Kebakaran di Lubuk Basung

id Kebakaran

Ilustrasi. (Antara) ( )

Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Agam, Sumatera Barat memberikan bantuan pakaian, alat masak, terpal dan lainnya kepada korban kebakaran di Padang Baru, Kecamatan Lubuk Basung, terjadi pada Selasa (4/4) sekitar 19:40 WIB.

"Bantuan ini langsung kita serahkan kepada Muhammad Nazir (34), beberapa jam setelah kejadian. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban dari korban," kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Agam, Arfi Yunanda di Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan, bantuan yang diserahkan ini merupakan persediaan logistik bagi korban bencana alam di Agam dan bantuan ini berasal dari Dinas Sosial Provinsi Sumbar.

Saat ini, persediaan bantuan masih tersedia untuk enam bulan kedepan dan akan diserahkan bagi korban bencana alam seperti, longsor, banjir, kebakaran dan lainnya.

"Apabila ada bencana alam, maka langsung kita serahkan kepada korban," katanya.

Selama 2017, katanya, Dinas Sosial Agam telah menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran untuk 25 kepala keluarga, korban angin puting beliung untuk 23 kepala keluarga, longsor untuk dua kepala keluarga, banjir untuk satu kepala keluarga dan lainnya.

Korban kebakaran, Muhammad Nazir mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan dan berharap Pemkab Agam memberikan bantuan dana untuk pembangunan rumahnya.

"Bantuan ini sangat kami butuhkan dalam pembangunan rumah karena saya beserta dua anak tinggal di rumah keluarga," katanya.

Ia menceritakan, kebakaran rumah semi permanen dengan ukuran 6X8 meter terjadi pada Selasa (4/4) sekitar 19:40 WIB.

Saat itu, rumah dalam keadaan kosong sehingga seluruh isi rumah dan barang berharga lainnya hangus terbakar.

Dengan kejadian itu, pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp70 juta.

"Saat kejadian warga dan tiga unit mobil pemadam kebakaran Agam berusaha untuk memadamkan api. Namun material bangunan rumah berasal dari kayu, maka dalam beberapa menit rumah rata dengan tanah," katanya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar