
Jaringan Rusak, PDAM Agam Rugi Puluhan Juta
Selasa, 23 Agustus 2016 16:04 WIB

Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Antokan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengalami kerugian puluhan juta akibat jaringan distribusi banyak yang rusak karena faktor usia.
"Kerusakan jaringan ini mengakibatkan penggunaan air pelanggan berkurang dari 30 meter kubik menjadi 20 meter kubik per minggu," kata Pejabat sementara (Pjs) Direktur PDAM Tirta Antokan Endrinelson didampingi Kepala Bagian Teknis Zaldi di Lubuk Basung, Selasa.
Ia menambahkan kerugian ini disebabkan oleh jaringan pendistribusian banyak yang rusak akibat jaringan itu sudah tua dengan usia sekitar 30 tahun.
Dengan kondisi ini, air banyak yang terbuang sehingga air tidak lancar diterima pelanggan.
"Saya meminta maaf kepada pelanggan dan saya berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki kebocoran ini dalam waktu dekat," katanya.
Untuk mengatasi kebocoran ini, pihaknya menurunkan tim untuk mencari kebocoran jaringan.
Setelah itu, tim langsung memperbaiki jaringan yang rusak agar pendistribusian air lancar diterima pelanggan.
"Tim ini setiap hari mencari kebocoran ini dengan cara menelusuri jaringan itu," katanya.
Ia menambahkan PDAM Tirta Antokan Agam pada tahun ini menganggarkan dana sebesar Rp1,8 miliar untuk memperbaiki jaringan, perbaikan water meter dan biaya operasional bagian teknis.
"Dana ini setiap tahun kita anggarkan untuk memperbaiki jaringan, perbaikan water meter dan biaya operasional bagian teknis," katanya.
Saat ini jumlah pelanggan sebanyak 11.983 unit yang tersebar di sembilan kantor unit pelayanan.
Kesembilan kantor unit tersebut yakni, Unit Lubuk Basung, Unit Matur, Unit Ampek Koto, Unit Sungai Pua, Unit Ampek Angkek, Unit Baso, Unit Maninjau, Unit Tiku, Unit Batu Kambing.
Salah seorang pelanggan PDAM Tirta Antokan Agam, Sarmila mengatakan, pendistribusian air PDAM Tirta Antokan ini terganggu semenjak satu minggu lalu.
Akibatnya, ia kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan mandi, mencuci dan lainnya.
"Saya berharap ini segera disikapi manajemen PDAM Tirta Antokan Agam, sehingga pelanggan tidak mengeluhkan kondisi tersebut," katanya. (*)
Pewarta: Yusrizal
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
