Logo Header Antaranews Sumbar

Keluarga Pasien RSUD Agam Keluhkan Keterbatasan Air

Rabu, 20 Juli 2016 21:05 WIB
Image Print

Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat mengeluhkan keterbatasan pasokan air bersih di toilet rumah sakit ini.

"Saya terpaksa memanfaatkan air yang tersisa pada bak penampungan dengan jumlah sangat sedikit," kata keluarga pasien Zainuar, di Lubuk Basung, Rabu.

Ia menambahkan persediaan air pada bak penampungan itu habis pada Rabu (20/7) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pada Rabu pagi, persediaan air masih ada. Namun karena banyak digunakan keluarga pasien lain ke toilet, maka air itu menjadi habis.

Keluarga pasien lainnya, Zal menambahkan dirinya terpaksa pergi ke toilet Masjid Nurul Falah dengan jarak sekitar 10 meter untuk buang air kecil.

"Ini saya lakukan karena semua air di toilet RSUD Lubuk Basung sudah habis," katanya pula.

Kondisi itu menjadikan toilet tersebut menjadi kotor dan mengeluarkan bau tidak sedap.

"Ini harus diatasi oleh pihak RSUD Lubuk Basung, agar keluarga pasien tidak mengeluhkannya," kata dia.

Direktur RSUD Lubuk Basung Bakhrizal menanggapi keluhan itu mengatakan, pihaknya telah melengkapi bak penyimpanan air dengan kapasitas 10 meter kubik atau sekitar 10.000 liter.

Namun pendistribusian air bersih dari PDAM Tirta Antokan terhenti setelah terjadi hujan deras di daerah itu, sehingga pasokan air tersebut dialiri ke seluruh toilet di RSUD Lubuk Basung.
"Saya meminta maaf dengan kondisi itu, dan ini bukan kesalahan dari pihak rumah sakit," katanya lagi.

Secara terpisah, Pejabat Sementara Direktur PDAM Tirta Antokan Endrinelson mengatakan, pendistribusian air bersih itu terhenti akibat intake di Batang Ngungun dan Batang Silasung tersumbat ranting pohon pada Rabu dini hari, setelah curah hujan tinggi sejak Selasa siang hingga Rabu pagi.

Kondisi itu mengakibatkan pendistribusian air dihentikan untuk beberapa jam.

"Petugas jaga telah membersihkan intake yang tersumbat itu. Kondisi ini hampir selalu terjadi saat curah hujan tinggi melanda daerah tersebut," katanya pula.

Menurut dia, saat ini pendistribusian air bersih kepada pelangan sudah dilakukan. Namun perlu waktu agar air bersih dapat secara normal diterima pelanggan lagi.

Apabila pendistribusian air di RSUD Lubuk Basung tidak normal, maka pihaknya akan mendrop air ke RSUD Lubuk Basung itu. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026