Tim Bukittinggi Jaring Delapan Gelandangan dan Pengemis

id Bukittinggi, Gelandangan, Pengemis

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Tim gabungan Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), menjaring delapan gelandangan dan pengemis dalam razia yang digelar di sejumlah lokasi di daerah itu.

Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Bukittinggi, Nurhasanah di Bukittinggi, Kamis, mengatakan kedelapan gelandangan dan pengemis yang terjaring razia tersebut telah didata dan diberi pembinaan terlebih dahulu sebelum diperintahkan pulang ke daerah masing-masing.

"Razia dimulai pukul 11.30 WIB melibatkan Dinsosnaker, Satuan Polisi Pamong Praja, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan petugas kepolisian," katanya.

Ia menyebutkan, kedelapan gelandangan dan pengemis yang diamankan tersebut tidak berasal dari Bukittinggi, melainkan dari Kabupaten Agam, Batusangkar, dan Payakumbuh.

"Sebanyak tiga orang diamankan di daerah Pasar Atas, satu orang di Jalan Sudirman, satu orang di Gulai Bancah dan tiga orang lainnya di beberapa ruas jalan lainnya di Bukittinggi," sebutnya.

Sebelum disuruh pulang ke daerah masing-masing, katanya melanjutkan, mereka juga diberikan peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

"Razia ini merupakan agenda rutin pemerintah untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan bagi warga kota," lanjutnya.

Ia mengatakan, untuk tahun 2016, kegiatan serupa dijadwalkan sebanyak dua kali, kegiatan selanjutnya direncanakan pada bulan November mendatang.

"Pelaksanaan razia dapat berubah, tergantung kondisi di lapangan nantinya dan disesuaikan pula dengan arahan dari Kepala Dinsosnaker," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar