
Pasokan Air 400 Pelanggan PDAM Agam Terganggu
Selasa, 17 Mei 2016 19:41 WIB

Lubuk Basung, (Antara Sumbar) - Pasokan air ke 400 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Antokan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terganggu beberapa hari lalu akibat jaringan induk tersumbat di Lapau Talang.
"Ke 400 pelanggan ini berada di Padang Baru, Balai Selasa, Surabayo dan lainnya," kata Direktur RSUD Tirta Antokan Eryanson di Lubuk Basung, Selasa.
Dengan kodisi ini pihaknya meminta maaf kepada 400 pelanggan akibat gangguan itu.
Untuk mengatasinya, PDAM Tirta Antokan telah menurunkan tim dengan jumlah tujuh orang untuk memperbaiki jaringan yang tersumbat itu.
Perbaikan ini menggunakan dana rutin yang telah dianggarkan PDAM Tirta Antokan sekitar Rp100 juta pada 2016.
"Mudah-mudahan pada Selasa, perbaikan jaringan tersumbat itu selesai dilakukan sehingga pasokan air menjadi normal," katanya.
Akibat kondisi ini PDAM Tirta Antokan Agam mengalami kerugian sekitar Rp80 juta karena pelanggan berkurang menggunakan air dari 30 meter kubik menjadi 20 meter kubik per minggu.
Saat ini jumlah pelanggan sebanyak 11.983 unit yang tersebar di sembilan kantor unit pelayanan.
Kesembilan kantor unit tersebut yakni, Unit Lubuk Basung, Unit Matur, Unit Ampek Koto, Unit Sungai Pua, Unit Ampek Angkek, Unit Baso, Unit Maninjau, Unit Tiku, Unit Batu Kambing.
Salah seorang pelanggan PDAM Tirta Antokan, Aisah mengatakan, pasokan air PDAM Tirta Antokan ini terganggu semenjak beberapa hari lalu.
"Dengan kondisi ini, air pada bak penampung dalam keadaan kosong, sehingga kekurangan air untuk mandi, mencuci pakaian dan lainnya," katanya. (*)
Pewarta: Yusrizal
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
