PDAM Telah Perbaiki Intake Jebol Akibat Banjir

id PDAM

Padang, (Antara) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang, Sumatera Barat, telah memperbaiki intake atau peralatan penampung air yang jebol akibat banjir yang terjadi pada Selasa (22/3).

"Akibat banjir sebanyak 35 ribu pelanggan tidak teraliri air karena kerusakan intake, oleh karena itu harus diperbaiki segera," kata Direktur Teknik PDAM Kota Padang, Andri Satria di Padang, Rabu.

Ada tiga intake yang jebol karena dilanda banjir, yaitu intake Jawa Gadut di Kecamatan Pauh, Intake Guo di Kecamatan Kuranji dan intake Sungai Latung di Lubuk Minturun.

Andri menjelaskan, intake Jawa Gadut dan intake Guo sudah selesai diperbaiki dan akan kembali dapat mengaliri air bersih kepada warga.

Sementara untuk intake Sungai Latung, katanya hingga kini masih terkendala dan dalam tahap pengerjaan, kemungkinan besok akan selesai dan segera dapat mengaliri air bersih kembali.

Sementara itu Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah meminta PDAM segera menyelesaikan perbaikan intake yang rusak, karena air merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat.

"Akibat kerusakan tersebut puluhan ribu warga Kota Padang tidak mendapatkan air bersih," jelasnya.

Wako juga meminta PDAM agar memperkuat pemasangan saluran tersebut, sebab saat melakukan peninjauan di beberapa intake pada Rabu siang, ia menilai saluran air tersebut kurang begitu kuat.

"Jika saluran air itu kuat, apabila nanti terjadi banjir lagi tidak akan mengganggu ataupun rusak kembali, sehingga warga tetap mendapatkan air bersih," ujarnya.

Berdasarkan peninjauan yang dilakukan pada beberapa intake, didapati banyak material yang dibawa oleh banjir menutupi saluran air. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar