Satpol PP Tertibkan PKL Pasar Pariaman

id Satpol-PP

Pariaman, (Antara) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, menertibkan puluhan pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang bahu jalan pasar kota setempat, Rabu.

Kepala Satpol PP Kota Pariaman, Handrizal Fitri di Pariaman, Rabu, mengatakan penertiban pedagang kaki lima tersebut dilakukan atas dasar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2006 tentang Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban.

"Pemerintah setempat terus melakukan penataan pasar agar masyarakat yang datang berbelanja merasakan kenyamanan," kata dia.

Ia meneruskan penertiban para pedagang tersebut merupakan sebuah rutinitas instansi terkait. Hal itu dikarenakan setelah dilakukan penertiban sebelumnya, para pedagang masih ada yang membandel sehingga dilakukan secara berkelanjutan.

"Imbauan dan sosialisasi terus kita upayakan kepada pedagang. bahkan pemerintah sudah menggunakan pendekatan persuasif agar tidak terjadi gesekan saat operasi dilakukan," ujarnya.

Pada umumnya puluhan pedagang nakal tersebut berjualan di sekitar bahu jalan dan fasilitas umum lainnya yang bukan diperuntukkan untuk berjualan, selain melanggar perda yang berlaku, hal tersebut juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Akibat adanya pedagang yang tidak berjualan pada tempatnya, masyarakat sekitar dan pengunjung sering mengeluhkan keadaan tersebut.

"Kita sudah sering menerima pengaduan dari masyarakat yang merasa resah dengan kesemrawutan pasar akibat tidak tertata dengan rapi di sekitar lokasi bahu jalan," jelasnya.

Saat operasi Satpol PP juga memberikan surat teguran atau Surat Peringatan (SP1) bagi pedagang yang masih membandel.

Sementara itu, Kepala Seksi Linmas Satpol PP setempat, Batrizal, mengatakan, dalam menjalankan operasi tersebut pihaknya menurunkan 20 personel.

Penegakan perda K3 tidak hanya dilakukan di lokasi Pasar Pariaman saja. Penertiban juga difokuskan di beberapa titik seperti di sepanjang Pantai, Muaro Pariaman, dan di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota itu.

"Kita ingin Pariaman menjadi kota yang tertib, nyaman, bersih, indah sehingga tidak hanya masyarakat namun para pelancong yang datang berkunjung juga merasakan kenyamanan," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar