Everton Hancurkan Sunderland 6-2

id Liga Inggris, Everton, Hancurkan, Sunderland

London, (AntaraSumbar) - Arouna Kone menorehkan trigol ketika Everton menambahi ancaman degradasi bagi Sunderland yang dilatih Sam Allardyce, melalui kemenangan 6-2 di Goodison Park pada Minggu.

Everton unggul awal 2-0 pada 31 menit berkat gol Kone dan penyerang Spanyol Gerard Deulofeu.

Kone mencungkil bola melewati pertahanan lawan untuk diterima Deulofeu yang mencetak gol pembukaan, dan pemain internasional Pantai Gading itu menambahi gol kedua melalui permainan satu-dua dengan rekannya sesama pemain depan Romelu Lukaku di tepi kotak penalti.

Jermaine Defoe menginspirasi perlawanan Sunderland, melepaskan sepakan voli untuk menjadi gol pertama mereka pada akhir babak pertama sebelum ambil bagian dalam tandukan Steven Fletcher untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-50.

Tim tamu, bagaimanapun, selalu terlihat rapuh saat mendapat serangan balik dan Everton mengubah skor menjadi 3-2 ketika Sebastian Coates membuat bola umpan silang dari Deulofeu masuk ke gawangnya sendiri.

Deulofeu juga menjadi aktor dari terciptanya gol keempat yang dibukukan Lukaku, di mana pemain Belgia itu kemudian mengecoh kiper Costel Pantilimon untuk mencetak gol.

Serangan balik lain dari Everton membuat Kone dapat memasukkan bola ke dalam gawang dengan kaki kirinya pada menit ke-62, sebelum pemain Pantai Gading itu melengkapi pesta golnya dengan tandukan dari jarak dekat menyusul bola operan dari Lukaku.

Kemenangan Everton membawa mereka naik ke peringkat kesembilan di klasemen dengan 16 angka dari 11 pertandingan, sedangkan Sunderland tetap berada di peringkat kedua dari bawah dengan koleksi enam angka. Southampton memiliki 17 angka, melompati Liverpool berkat keunggulan selisih gol.

Serangan Luar Biasa

"Saya pikir permainan menyerang kami begitu luar biasa," kata pelatih Everton Roberto Martinz. "Lebih dari apapun, saling memahami bagaimana untuk menghancurkan sistem pertahanan."

"Sunderland datang kemari dengan ide yang jelas untuk menjadi sangat sulit ditaklukkan, dan kemudian berusaha menghantam kami melalui serangan balik dan saya pikir cara kami mengatasinya sangat impresif."

Sejawat Martinez di kubu lawan, Allardyce, tidak sependapat. Ia menyalahkan timnya sendiri untuk kegagalan mereka di babak kedua.

"Jika Everton mencetak gol ajaib Anda dapat berkata "tidak ada yang dapat kami lakukan tentang hal itu," namun empat gol terakhir semuanya semestinya dapat kami hentikan dan tidak ada hal brilian mengenai permainan Everton," kata Allardyce.

"Kami menjadi begitu terbuka dan mudah untuk dilewati. Kami kelihatannya membawa euforia karena mampu menyamakan kedudukan." (reuters)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar