PBNU Serukan Shalat Gaib Untuk Syuhada Haji

id PBNU

Jakarta, (Antara) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerukan umat Islam melaksanakan shalat gaib untuk syuhada haji yang meninggal dunia, khususnya dalam tragedi di Mina, Mekkah.

"Semoga menjadi syahid, husnul khatimah, dan jadi ahlil jannah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta kekuatan untuk meneruskan perjuangan," kata Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

PBNU juga menyerukan kaum Muslimin di Tanah Air mendoakan seluruh jamaah haji yang lain agar diberi keselamatan dan kekuatan menunaikan seluruh manasik dengan sempurna hingga memperoleh haji mabrur.

PBNU meminta Pemerintah Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia untuk memastikan penanganan korban Mina dengan baik, dan memastikan manasik bagi korban yang sakit tetap terpenuhi.

"Pemerintah Indonesia harus memastikan seluruh jamaah haji Indonesia dapat menuntaskan seluruh manasiknya, dengan menjamin terlaksananya seluruh rukun dan wajib haji secara baik," kata Kiai Ma'ruf.

Kepada seluruh jamaah haji Indonesia, termasuk para pembimbing diimbau selalu tertib dalam pelaksanaan manasik, mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, memastikan keabsahan pelaksanaan manasik di satu sisi, dan memastikan kenyamanan keamanan dan kesehatan di sisi lain.

"Mengejar yang afdal dengan cara yang bisa menyebabkan bahaya, baik pada diri maupun orang lain adalah tidak diperkenankan," kata Kiai Ma'ruf.

PBNU akan memberikan masukan kepada Pemerintah Arab Saudi untuk terus mencari pola peningkatan pelayanan haji dengan mengajak negara yang memiliki jamaah besar. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar