PLN Diminta Bangun GI di Solok Selatan

id PLN, Bangun, Gardu Induk

Padang Aro, (AntaraSumbar) - Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Supreme Energy Muaralabuh mendorong Perusahaan Listrik Nasional (PLN) untuk membangun Gardu Induk dan tegangan tinggi di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

"Walaupun Solok Selatan memiliki cadangan listrik yang besar tanpa adanya GI maka pemadaman listrik akan sulit diantisipasi karena suplainya masih dari Kabupaten Solok," kata Manager Field Relations PT Supreme Energy Yulnofrins Napilus di Padang Aro, Senin.

Ia mengatakan, keberadaan GI ini tidak hanya untuk menyuplai listrik dari hasil PLTP tetapi juga akan membantu Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

Kini, katanya, PLTMH Selo Kencana Energy sudah beroperasi dengan kapasitas 2x4 megawatt tetapi pemadaman listrik di daerah itu masih sering terjadi.

Hal ini, katanya, karena listrik Solok Selatan masih membutuhkan suplai dari GI Solok.

"Dengan adanya GI maka Solok Selatan tidak lagi mengharapkan suplai dari GI Solok sehingga pemadaman bisa di hindarkan," katanya.

Sedangkan untuk PLTP yang dikelola Supreme Energy, katanya, saat ini sudah memiliki 30 megawatt di permukaan yang siap dikelola.

Akan tetapi, imbuhnya, pihaknya masih menunggu penyesuaian tarif oleh pemerintah yang diusulkan perusahaan.

"Produk kami hanya bisa dibeli PLN dan kami sudah mengajukan penyesuaian tarif kepada pemerintah karena yang saat ini hanya Rp9,4 sen per kwh tidak sebanding dengan dana yang akan dan sudah dikeluarkan," jelasnya.

Ia berharap, pemerintah bisa memutuskan penyesuaian tarif ini tahun ini sehingga 2016 sudah bisa dilanjtukan pengerjaannya.

Sementara itu Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Solok Selatan Amril Bakri mengatakan PLN berencana membangun GI pada 2016 di Kubang Gajah Kecamatan Sangir.

"Persetujuan pembangunan GI ini juga sudah ditandatangani oleh Bupati dan akan dilaksanakan pada 2016," katanya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar