Logo Header Antaranews Sumbar

Banjir Masih Rendam Sebagian Wilayah Sumatera Selatan

Selasa, 8 Januari 2013 06:41 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARA) - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hingga saat ini banjir masih merendam sebagian wilayah di Sumatera Selatan. "Banjir yang merendam empat kabupaten di Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim, dan Ogan Ilir sejak Kamis hingga saat ini masih merendam sebagian wilayah," kata Sutopo melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Senin malam. Menurut Sutopo banjir di Kabupaten Musi Banyuasin merendam 10 kecamatan, 33 desa, dan rumah milik 4.010 kepala keluarga. "Sebanyak 10 kecamatan yang terendam di Kabupaten Musi Banyuasin yakni Batang Hari Leko, Lais, Sungai Keruh, Lawang Wetan, Tungkal Jaya, Sanga, Babat Toman, Babat Supat, Sungai Lilin dan Bayung Lencir," kata dia. Di 10 kecamatan tersebut ketinggian air berkisar satu hingga 2,5 meter. Sebagian warga dikabarkan ada yang mengungsi ke rumah sanak saudaranya. Sementara itu banjir di Kabupaten Banyuasin merendam tiga kecamatan, dan 16 Desa, yaitu Kecamatan Banyuasin III, Kecamatan Pangkalan Balai, dan Kecamatan Pulau Rimau. Sutopo mengatakan, secara keseluruhan sebagian wilayah Kabupaten Musi Banyuasin dilaporkan banjir telah surut sekitar 30 cm. Sedangkan Kabupaten Banyuasin, Muara Enim, dan Ogan Ilir beberapa titik masih terendam banjir, sehingga sebagian warga tidak bisa bekerja karena akses transportasi yang terhmbat bahkan terputus, lahan pertanian warga juga terendam banjir. Menurut Sutopo Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB telah melakukan pendampingan kepada BPBD Provinsi Sumatera Selatan, BPBD Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim, dan BPBD Ogan Ilir. BNPB juga telah menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp250 juta kepada masing-masing BPBD Kabupaten atau total Rp1 miliar. "Masing-masing BPBD kabupaten telah membuat Posko Bencana Banjir, bebrapa telah mendirikan Posko Kesehatan. Personil di lapangan terdiri dari unsur BPBD kabupaten, dinas kesehatan, dinas sosial, Tagana, relawan serta masyarakat," kata dia. Menurut Sutopo beberapa kebutuhan mendesak yang diperlukan warga saat ini antara lain makanan siap saji, kebutuhan keluarga, lampu senter, radio komunikasi (HT), perahu kayu untuk mengantar anak sekolah, dan kebutuhan dasar lainnya. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026