Logo Header Antaranews Sumbar

Pertamina: Indonesia Miliki Cadangan Geothermal 40 Persen

Rabu, 25 Februari 2015 15:06 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (PGE), Rony Gunawan mengatakan, Indonesia mempunyai cadangan global geothermal sebesar 40 persen. "Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan energi geothermal untuk menjawab kebutuhan energi nasional dan dunia," kata Rony, di Jakarta, Selasa. Hal tersebut, ia sampaikan dalam Workshop Media PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan tema "Harga Minyak Jatuh, Pengembangan Panas Bumi Jalan Terus". Ia menjelaskan, berbeda dengan energi fosil seperti minyak bumi dan batu bara, energi geothermal atau panas bumi dapat diperbarui dengan cara menjaga kandungan air yang berinteraksi dengan panas yang berasal dari bumi. "Walaupun Indonesia mempunyai potensi terbesar di dunia, namun pemanfaatannya masih sangat rendah baru sekitar lima persen," katanya. Menurut Rony, potensi geothermal harus dikembangkan karena Indonesia mempunyai temperatur yang cukup tinggi. "Ini dikarenakan Indonesia terletak dalam jalur tumbukan antara Lempeng Samudra Australia dan Lempeng Benua Asia," ujarnya. Berdasarkan data dari PGE, terdapat 312 lokasi sebaran potensi geothermal di seluruh Indonesia. Total energi potensi sumber daya sebesar 12.386 megawatt dan energi potensi cadangan 16.524 megawatt dengan potensi geothermal yang baru terpasang sebesar 1.403,5 megawatt. Geothermal merupakan energi yang dihasilkan dari interaksi panas batuan dengan air yang mengalir di sekitarnya. Interaksi tersebut menghasilkan uap atau air panas yang dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026