Logo Header Antaranews Sumbar

BNBP: Hujan Lokal Mulai Terjadi di Hotspot

Rabu, 29 Oktober 2014 19:20 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hujan lokal sudah terjadi di berbagai lokasi titik api atau "hotspot", karena saat ini akan memasuki musim penghujan. "Berdasarkan data satelit Terra dan Aqua Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi hujan disertai petir akan terjadi di berbagai hotpsot, seperti di wilayah Riau yang memiliki 17 hotspot," kata Sutopo, di Jakarta, Rabu. Dalam data itu, untuk cuaca secara keseluruhan di wilayah Riau adalah cerah berawan dengan potensi hujan ringan disertai petir pada sore dan malam hari, khususnya di wilayah Riau bagian tengah dan utara. Selain itu, untuk angin secara umum di wilayah Indonesia bertiup dari arah Tenggara hingga Selatan menuju ke Barat Laut hingga Utara dengan kecepatan 05 - 13 knot (9-25 km/jam). Sutopo mengatakan, terjadinya hujan lokal berpengaruh pada jarak pandang, dan sesuai catatan BNBP pada tanggal 29 Oktober 2014 pukul 05.00 WIB jarak pandang di wilayah Pekanbaru mencapai 6 km, Rengat 3 Km (Haze), Dumai 3 km (Mist), serta daerah Pelalawan 2 Km (Mist). Sebelumnya, di berbagai wilayah yang mempunyai hotspot seperti Sumatera, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan juga terjadi hujan lokal, sehingga ada beberapa hotspot yang mulai berkurang. "Sebagian daerah memang sudah berkurang, seperti di Kalimantan Tengah dan Selatan yang sudah ada hujan, ditambah upaya kita yang mengirimkan air untuk memadamkan titik panas menggunakan helikopter," katanya. Soetopo mengatakan, sejumlah titik api masih ada dan berlangsung hingga akhir Oktober, karena hal itu sesuai pola titik api yang terjadi pada tahun 2006-2013. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026