
Bidan Inspiratif Dianugerahi Srikandi Award

Jakarta, (ANTARA) - Sebanyak sembilan bidan inspiratifyang telah mampu memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakatnya melalui inisiatif yang relevan dan berhasil guna, diusulkan mendapatkan anugerah Srikandi Award 2012. Sekretaris Jenderal Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Yetty Leoni M. Irawan, di Jakarta, Jumat, mengatakan, pihaknya menggandeng PT Sarihusada untuk keempat kalinya menyelenggarakan Srikandi Award. "Ini adalah sebuah penghargaan kepada sosok-sosok bidan pilihan yang telah mengabdikan dirinya bagi masyarakat, khususnya dalam upaya mempercepat pencapaian beberapa poin penting Millenium Development Goals (MDGs) yaitu menurunkan angka gizi kurang dan gizi buruk, angka kematian bayi/balita dan meningkatkan derajat kesehatan ibu melalui program sosial Pos Bhakti Bidan," kata Yetty. Ia mengatakan, sejak pertama kali dilaksanakan pada 2009, program Pos Bhakti Bidan dan Srikandi Award itu telah menginspirasi dan mengajak para bidan di seluruh pelosok nusantara meningkatkan komitmen sosial untuk mendukung tercapainya peningkatan kualitas taraf kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Yetty menambahkan, setiap tahun pihaknya menerima begitu banyak proposal Pos Bhakti Bidan berisi program-program sosial di bidang kesehatan untuk memajukan kesehatan dan gizi masyarakat dimana bidan tersebut tinggal. "Itu artinya semakin terlihat jelas peran bidan sebagai elemen penting dalam kehidupan masyarakat. Kerja keras mereka dalam edukasi dan sosialisasi kesehatan, terutama di daerah-daerah yang memiliki kondisi geografis yang sulit dijangkau oleh tenaga kesehatan lainnya memang sangat dibutuhkan," kata Yetty. Pada kesempatan yang sama Corporate Affairs danLegal Director Sarihusada, Yeni Fatmawati, menjelaskan, pada 2012 dari 250 program Pos Bhakti Bidan yang dijalankan di 18 propinsi, pihaknya memilih sembilan bidan dengan inisiatif terbaik. "Oleh karena itulah tahun ini kami mengangkat ?Cinta 9 Bidan? sebagai tema Srikandi Award 2012," katanya. "Cinta 9 Bidan" melambangkan sosok sembilan bidan yang melalui ketulusan cinta mereka telah mampu memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakatnya melalui inisiatif yang relevan dan berhasil guna. "Setiap tahunnya, kami berusaha untuk memilih tema yang berbeda. Seperti tema tahun lalu, ?Kisah 9 Bidandari?, yang mengangkat sembilan sosok bidan inspirasional yang telah mampu memberikan kontribusi maksimal di tengah berbagai hambatan atau tantangan bidan dalam menghadapi upaya perbaikan kesehatan di Indonesia," katanya. Ia berharap, setiap pelaksanaannya akan menggambarkan sisi dan keunikan berbeda dari perjuangan dan kerja keras para bidan yang menjadi Srikandi kebanggaan Indonesia, yang memang sudah sepatutnya diberi apresiasi bersama. Penganugerahan Srikandi Award 2012 telah melalui proses dalam beberapa tahapan sejak September 2010. Dari 500 lebih proposal program Pos Bhakti bidan yang diterima, dewan juri telah menyaring 250 bidan yang mendapatkan dukungan dari Sarihusada untuk pelaksanaan program sosial kemasyarakatan di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Setelah melakukan sosialisasi program, mentoring dan monitoring para kandidat, Sarihusada dan IBI kemudian menentukan sembilan bidan dengan program terbaik, dimana mereka dianggap bisa menjadi program percontohan untuk pelaksanaan program kemasyarakatan terbaik di masyarakat. Kesembilan bidan tersebut akan menjalani penjurian akhir untuk menentukan program terbaik berdasarkan tiga kriteria inisiatif, yaitu inisiatif Pemberdayaan Ekonomi dan Pangan, Peningkatan Kesehatan Anak, dan Peningkatan Kesehatan Ibu. Tiga bidan terbaik dari masing-masing kategori akan diumumkan pada acara Malam Penganugerahan Srikandi Award 2012 yang diselenggarakan Selasa malam (18/12) di Balai Kartini, Jakarta. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
