Logo Header Antaranews Sumbar

Korban Luka Parah Kapal Meledak 10 Orang

Kamis, 28 Agustus 2014 12:59 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Pihak Polres Kepulauan Seribu mencatat jumlah korban luka parah akibat Kapal Motor (KM) Paus milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang meledak mencapai 10 orang. "Ada 10 orang korban dengan kondisi luka bakar hingga 80 persen," kata Kepala Polres (Kapolres) Kepulauan Seribu AKBP Johanson Ronald Simamora di Jakarta Kamis. Johanson mengatakan petugas mencatat jumlah total korban KM Paus meledak mencapai 35 orang, termasuk 30 orang penumpang dan lima orang Anak Buah Kapal (ABK). Namun, 21 korban dengan kondisi luka bakar sedang dan empat orang mengalami luka bakar ringan, sehingga menjadi 35 korban bila ditambahkan dengan 10 orang korban luka parah. "Ke-35 orang itu terdiri dari 31 orang pria dan empat orang wanita. Mayoritas para korban berusia 18 tahun ke atas sehingga tidak ada korban anak kecil," katanya. Saat meledak, kapal mengangkut 67 orang sesuai manifes dengan jumlah penumpang sebanyak 35 orang terluka dan 32 orang lainnya selamat. Johanson menyatakan para korban yang terluka sebagian besar berada di kapal bagian bawah saat terjadi ledakan. Saat ini, 35 korban menjalani perawatan intensif tersebar pada empat rumah sakit, yakni tiga orang di RS Atmajaya Pluit, 12 orang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat, 18 orang di RS Koja Jakarta Utara dan dua orang lainnya di RS Pramuka. Sebelumnya, Kapal Motor (KM) Paus meledak saat melintasi Pulau Sekati Busung menuju Pulau Pramuka Kepulauan Seribu pada Rabu (27/8) sekitar pukul 10.00 WIB. (*/sun)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026