Rakoreg Sumatera Perkuat Basis Data
Selasa, 22 April 2014 11:45 WIB
Pekanbaru, (Antara) - Rapat Koordinasi Regional (Rakoreg) Sumatera bidang lingkungan hidup akan memperkuat basis data dalam penanganan masalah lingkungan.
"Selain program aksi berikutnya memperkuat basis data," kata Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion (PPE) Sumatera Kementerian Lingkungan Hidup M Ilham Malik di Pekanbaru, Selasa.
Rakoreg wilayah Sumatera dibuka Menteri Lingkungan Hidup Baltasar Kambuaya pada Senin (21/4) dan berakhir Selasa (22/4) dengan tema Evaluasi dan Sinergitas Pemantapam Pencapaian Penurunan Beban Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan di Sumatera.
Ilham mengatakan memperkuat basis data perlu dilakukan terutama terkait pencemaran dan kerusakan lingkungan untuk mencegah terus terjadinya masalah tersebut.
Pemerintah menargetkan penurunan beban pencemaran sebesar 50 persen sampai 2014 melalui pengawasan industri dan jasa sedangkan target pengendalian kerusakan rehabilitasi lahab 500 ribu hektare per tahun.
Penurunan jumlah titik panas (hotspot) 20 persen per tahun dan penghentian kerusakan di 11 Daerah Aliran Sungai (DAS) prioritas yang juga harus dicapai 2014.
Terkait masalah kebakaran lahan di Riau, antisipasi terus dilakukan termasuk proses penegakan hukum bagi pelaku pembakaran.
"Kita dalam kondisi pencegahan, memperkuat peran serta masyarakat peduli api (MPA) dan sudah ada pemetaan. Kita harus siapkan sistem informasi yang kuat," tambah Ilham. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018