Puluhan rumah Situbondo rusak diterjang puting beliung

id puting beliung, situbondo

Arsip: Rumah Terdampak Puting Beliung Anggota TNI dan warga bergotong-royong membersihkan puing bangunan rumah warga yang ambruk terdampak angin puting beliung di Desa Serut, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (15/3/2017). (ANTARA /Destyan Sujarwoko) ()

Situbondo (ANTARA News) - Puluhan rumah di dua desa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, rusak akibat diterjang angin puting beliung yang datang secara tiba-tiba sehingga membuat warga setempat berhamburan menyelamatkan keluar rumah.

"Angin puting beliung di Desa Taman Sari dan Desa Kalirejo Kecamatan Sumbermalang, terjadi pada siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB, dan setelah mendapatkan informasi dari perangkat desa setempat petugas BPBD langsung ke lokasi," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan di Situbondo, Kamis malam.

Ia menyebutkan, akibat bencana angin puting beliung di dua desa yang berada di kawasan lereng Gunung Argopuro itu, sebanyak 76 rumah warga Desa Taman Sari rusak dan empat di antaranya rusak berat. Sedangkan di Desa Kalirejo tercatat delapan rumah rusak ringan.

Tidak hanya rumah warga, katanya, sejumlah pohon berukuran besar juga tumbang akibat diterjang angin puting beliung yang datang secara tiba-tiba bersamaan dengan hujan deras.

"Keterangan dari warga setempat sebelum huja angin sudha mulai menerjang desa itu dan selanjutnya angin puting beliung juga bersamaan dengan turunnya hujan yang begitu deras, dan dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa," katanya.

Gatot menambahkan, puluhan rumah warga di dua desa di pegunungan itu rata-rata mengalami rusak dibagian atap rumah akibat angin puting beliung. Angin yang bertiup cukup kecang itu juga memporak-porandakan di dua desa itu.

"Pusdalops BPBD, TNI dan Polri serta perangkat desa setempat, tadi sore juga sudha mulai membantu masyarakat memasang atap rumah yang masih bisa digunakan, dan pada Jumat 10 November 2017, kami akan kembali melakukan kerja bakti untuk membantu warga terdampak angin puting beliung," paparnya.

(T.KR-ZUM/B012)

Pewarta : Novi Husdinariyanto / Zumrotun Solichah
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar