Selasa, 19 September 2017 - 28 Zulhijjah 1438 H

Istri Eksekutor Holly Dibawa Penyidik ke Hotel

Jakarta, (Antara) - Istri Surya Hakim, Sinta, mengaku pernah dibawa penyidik Polda Metro Jaya menginap di hotel selama proses penyidikan suaminya yang menjadi tersangka pembunuhan Holly Angela Hayu.

"Nginap di kantor polisi satu malam, terus dibawa ke hotel, kurang tahu hotel mana gak hapal," katanya dalam sidang pembunuhan Holly Angela Hayu dengan terdakwa mantan auditor BPK Gatot Supiartono, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu.

Atas pengakuan istri Surya ini, Kuasa Hukum Gatot, Alfrian Bondjol, langsung menanyakan tujuan dan apa saja yang dilakukan di hotel.

"Tidak ngapa-ngapain, (penyidik bilang) nginap dulu katanya," jawab Sinta.

Alfrian juga menanyakan apakah ada polisi wanita yang mendampingi di hotel, Sinta menjawab, "Tidak ada pak, laki laki semua", ungkapnya.

Ketika ditanya apakah Sinta pernah dipaksa memberikan keterangan kepada penyidik Polda Metrojaya, Sinta mengaku tidak pernah ada arahan.

Namun ketika dibacakan petikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Sinta yang menjelaskan secara detail soal kunci kamar dan kartu akses apartemen serta merk gitar yang dijadikan sebagai barang bukti, Sinta kelihatan bingung.

Dalam sidang ini, Jaksa Penuntut Umum juga menghadirkan petugas money changer VIP dan Ayumas terungkap bahwa Surya sering menukarkan uang dolar Amerika Serikat.

Petugas money changer mengungkapkan dalam formulir isian mengenai sumber dana, Surya mengisinya dengan nama PT (perusahaan).

Gatot Supiartono didakwa jaksa sebagai otak pembunuhan Holly Angela pada April sampai Agustus 2013 bertempat di lantai 6 Gedung BPK RI.

Terdakwa diketahui membunuh Holly Angela yang merupakan istri sirinya karena bosan pada sikap Holly yang sering marah-marah kepada terdakwa.

Jaksa mendakwa Gatot melanggar Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan hukuman maksimal mati.

Dalam menjalankan aksinya ini, Gatot menyuruh lima orang, yakni Surya Hakim, Abdul Latief, Pago Satria, Elriski dan Rusky (saat ini masih DPO) untuk membunuh Holly. (*/sun)

Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Joko Nugroho
         Sawahlunto, kota kecil yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat ...
Baca Juga