Kapolres: Jemaah Tabligh Tidak Berkaitan dengan Teror

Pewarta : id jamaah tabligh

Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Ferry Herlambang foto bersama dengan para jemaah. (Antara Sumbar/Didi Someldi Putra)

Painan, (Antara Sumbar) - Kapolres Pesisir Selatan, Sumatera Barat, AKBP Ferry Herlambang menyebutkan 12 orang jemaah tablig yang diamankan pada Selasa (14/11) di Nagari (Desa Adat) Barung-Barung Balantai Timur, tidak ada kaitannya dengan teror.

"Memang mereka sebelumnya melakukan kegiatan memanah namun setelah kami dalami kegiatan itu hanya sebatas untuk berolahraga," katanya di Painan, Rabu.

Hal tersebut juga diperkuat dengan hasil pengecekan sidik jari oleh jajaran Polda Sumatera Barat.

Kedepan pihaknya berupaya terus memantau setiap kegiatan mencurigakan di daerah itu, dan mendorong masyarakat untuk aktif melapor jika menyaksikannya.

Ia menambahkan setelah diamankan pada Selasa pagi, Selasa malam para jemaah dipersilahkan melakukan kegiatan seperti biasa.

Kepala Rombongan Jemaah Tablig, Firman Yuhendra Eka Putra (40) membenarkan ia dan rombongan sebelumnya melakukan aksi memanah dan itu dilakoni hanya sebatas berolahraga.

"Memanah merupakan salah satu olahraga yang digemari oleh Nabi Muhammad sebagai pengikut kami mencoba mengikuti hal itu," katanya.

Kedatangannya dan rombongan ke Pesisir Selatan murni untuk berdakwah dan bersilaturahmi dengan warga setempat.

Wali Nagari Barung-Barung Balantai Timur, Jasril, yang merupakan lokasi para jemaah diamankan menyebutkan tidak ada aktivitas mencolok oleh para jemaah selama berada di sana.

Selain itu, katanya, usai para jemaah diamankan juga tidak ada desas desus berlebihan terkait tindakan yang diambil oleh aparat kepolisian itu. (*)
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar