UMMY Siap Lahirkan Generasi Intelektual Mandiri

Pewarta : id UMMY

Rektor UMMY, Prof.Dr.H Elvi Sahlan, Ben.Apt memberikan pidato pada wisuda ke- 49, Selasa (14/11) (ANTARA SUMBAR/ Tri Asmaini)

Solok, (Antara Sumbar) - Rektor Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok, Sumatera Barat, Prof.Dr.H.Elvi Sahlan, Ben.Apt menyatakan siap melahirkan generasi intelektual yang mandiri dari wisudawan perode wisuda ke-49kO di Kubuang Tigo Baleh, Solok, Selasa (14/11).

"UMMY Solok sekarang menjadi perguruan tinggi yang maju berkembang diantara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sewilayah Kopertis X Sumbar. Dan siap melahirkan generasi intelektual yang mandiri dari lulusannya," kata Elfi Sahlan dalam pidatonya pada Wisuda UMMY ke-49.

Generasi intelektual mandiri yang tidak hanya menunggu lowongan dari pemerintahan, tapi siap membuka lapangan kerja sendiri dengan ilmu kejuruan yang dimiliki.

Ia menjelaskan pada wisuda angkatan 49 kali ini resmi dilantik lulusan sebanyak 217 orang yang terdiri atas 72 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 33 orang Fakultas Pertanian (FAPERTA), 89 orang Fakultas Ekonomi (FEKON), dan 18 orang Fakultas HUKUM (FHUK).

Lulusan terbaik masing-masing fakultas yakni Jang Karno dengan IPK 3,95 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Zahwa Tahrfi IPK 3,84 (Fakultas Pertanian), Silvia Bahri IPK 3,80 (Fakultas Ekonomi), dan Idrusman dengan raihan IPK 3,95 (Fakultas Hukum).

"Para Dosen UMMY Solok kini juga dipercaya oleh Pemerintah untuk menjadi Asesor untuk proses sertifikasi guru dalam jabatan dan telah memiliki NIRA. Ini jelas sebuah kepercayaan yang cukup membanggakan," ujarnya.

Prestasi penelitian para dosen atau peneliti UMMY dari tahun ke tahun cukup memuaskan dan meningkat, pada tahun 2016 UMMY dipercaya untuk mengelola beasiswa bidikmisi untuk Fakultas perternakan berjumlah 69 orang mahasiswa, yang sampai tamat mahasiswa diberikan uang saku Rp 600.000 perbulan.

Sementara itu, Perwakilan Kopertis Wilayah X Yandri mengatakan, ada hubungan erat antara jumlah orang berpendidikan tinggi dengan kesejahteraan masyarakat.

"Sebab semakin banyak masyarakat berpendidikan tinggi, tentu lapangan pekerjaan yang dimiliki meningkat," ujarnya.

Dia juga mengapresiasi UMMY yang telah teakreditasi dengan rata-rata akreditasi B. Keberadaan Universitas swasta membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat yang tidak tertampung di negeri.

Wakil Ketua DPRD Kota Solok Irman Yefri Adang menyebutkan, DPRD dan Pemkot Solok siap mendukung kemajuan Universitas Mahaputra Muhammad Yamin. Pemkot Solok bersama DPRD Kota Solok membantu menyediakan tanah sebanyak 20 hektar untuk lokasi kampus baru UMMY.

"Bantuan ini, dengan kesepakatan UMMY bersedia menyerahkan kampus yang berada di jantung Kota Solok kepada pemerintah daerah," ujarnya.

Ia juga berpesan kepada wisudawan dan wisudawati yang baru saja memperoleh gelar sarjana, tidak boleh takut untuk menggeluti berbagai bidang yang berpotensi menghasilkan pendapatan.

"Kita dituntut untuk kreatif dan bukan hanya menunggu saja, apalagi para lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan yang lebih bila dibandingkan dengan yang tidak mencicipi bangku kuliah," ujarnya.

Dia mengharapkan lulusan perguruan tinggi dengan kemampuan dan keilmuan yang dimiliki bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja, dan hal tersebut akan sangat membantu pemerintah dalam menyelesaikan salah satu tugasnya, yakni mengurangi angka pengangguran. (*)
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar