Jelang TdS, Bukittinggi Minta Pemprov Segera Selesaikan Galian Pipa PDAM

Pewarta : id TDS BUKITTINGGI

Wali Kota Bukittinggi, M Ramlan Nurmatias didampingi Wakil Wali Kota Irwandi dan dinas terkait saat menyampaikan keterangan mengenai persiapan TdS 2017 di Bukittinggi, Selasa(14/11). (ANTARA SUMBAR/Humas Pemkot Bukittinggi)

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Bukittinggi mengharapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mempercepat penyelesaian galian pipa PDAM agar tidak mengganggu persiapan balap sepeda Tour de Singkarak 2017.

"Pekerjaan itu dari balai di provinsi pakai dana APBN. Ini sudah lewat 11 November 2017 tapi masih belum selesai sehingga kami lapor ke provinsi," kata Wali Kota Bukittinggi M Ramlan Nurmatias di Bukittinggi, Selasa (14/11).

Penggalian untuk penggantian pipa PDAM di Bukittinggi salah satunya dilakukan di sepanjang ruas Jalan Sudirman yang merupakan jalur yang dilintasi dalam ajang TdS 2017.

Menurutnya penggantian pipa PDAM memang hal yang dibutuhkan masyarakat namun ia menyayangkan proses kerja yang dinilai tidak beraturan hingga merugikan pengguna jalan daerah itu.

Ramlan menilai penggalian hendaknya dilakukan setiap 100 meter atau lebih kemudian langsung ditimbun dan diaspal kembali.

"Namun yang terjadi di lapangan semua malah digali dulu hingga kami banyak menerima laporan kendaraan terperosok. Kami sudah berulang kali menegur pekerja tapi tetap terjadi," ujarnya.

Ia menyebutkan dari pihak provinsi menginformasikan penyelesaian pekerjaan tersebut telah diberi tambahan waktu lagi paling lambat selesai 18 November 2017.

"Namun kami harapkan ada percepatan mengingat ini agenda internasional dan Bukittinggi sebagai lokasi 'grand finish' sehingga penting untuk fokus dalam persiapan," katanya.

Sementara itu terkait pekerjaan perbaikan trotoar yang dilakukan pemkot, ia mengatakan pekerjaan selanjutnya akan difokuskan diselesaikan di bagian Jalan Sudirman dengan didukung tambahan pekerja dan dipastikan selesai sebelum TdS.

Dalam TdS 2017, Bukittinggi mendapat bagian di etape sembilan atau "grand finish" untuk pertama kalinya pada 26 November 2017.

Di etape sembilan, para pebalap akan memulai lomba dari Kabupaten Pasaman hingga ke Bukittinggi menempuh jarak sepanjang 117,2 kilometer. (*)


Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar