Terserang Flu Tidak Perlu Obat Antibiotik

Pewarta : id Flu

Penyakit flu. (www.alodokter.com)

Jakarta, (Antara Sumbar) - Penyakit flu dan gejala lain seperti demam, batuk, dan pilek tidak memerlukan obat antibiotik untuk menghindari resistensi mikroba dalam tubuh terhadap antibiotik.

Ketua Bidang Kajian Obat dan Farmakoterapi Ikatan Dokter Indonesia dr Masfar Salim, Ms. SpFK dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/11), mengatakan orang dengan penyakit flu bahkan tidak perlu mengunjungi dokter karena bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu tiga hari.

"Flu kebanyakan virus. Sakit batuk flu tidak usah ke dokter dulu. Istirahat cukup, minum obat yang dijual bebas. Kalau tiga hari tidak ada kecenderungan sembuh, baru ke dokter," kata Masfar.

Dia menerangkan bahwa flu yang disebabkan murni karena virus bisa membaik dalam kurun waktu tiga hari dengan istirahat yang cukup dan makanan bergizi.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Maura Linda Sitanggang menyebutkan 90 persen penyakit batuk, flu, muntaber, dan diare disebabkan oleh virus.

Pemberian obat antibiotik kepada pasien hanya jika terkena penyakit yang disebabkan oleh bakteri, misalnya TBC, disentri, dan thypus.

Jika antibiotik digunakan pada pasien dengan penyakit yang tidak disebabkan oleh bakteri bisa menyebabkan mikroba dalam tubuh kebal terhadap obat antibiotik.

Linda mengungkapkan data Kementerian Kesehatan pada 2013 yang menunjukkan kasus kematian akibat resistensi terhadap antibiotik mencapai 700 ribu orang dalam setahun.

Bahkan Linda menyebutkan jumlah kasus resistensi terhadap antibiotik bisa terus meningkat berkali-kali lipat jika tidak diantisipasi.

"Temuan mikroba yang resisten semakin meningkat, tapi penemuan obat antibiotik masih sedikit," kata Linda. (*)


Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar