Pelayanan Polres Dharmasraya Tetap Berjalan Pascapembakaran

Pewarta : id POLRES DHARMASRAYA

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, AKBP Rudy Yuliato (dua kanan). (ANTARA SUMBAR/Ilka Jensen)

Punjung, (Antara Sumbar) - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Sumatera Barat, AKBP Rudy Yuliato memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan pascainsiden pembakaran gedung Mapolres setempat oleh orang tak dikenal pada Minggu dini hari.

"Kami sudah konsolidasikan untuk menyiapkan ruangan, dan sarana prasarana kantor untuk dapat dilakukan pelayan sementara," katanya di Pulau Punjung, Minggu (12/11).

Kapolres telah menginstruksikan Wakapolres untuk memimpin langsung konsolidasi tersebut, karena bagaimanapun pelayanan terhadap masyarakat harus tetap berjalan seperti biasa.

Pihak polres akan memanfaatkan berapa bangunan yang tidak terbakar di lingkungan polres setempat, seperti kantor Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim).

Ia mengatakan Pemerintah Daerah Dharmasraya juga siap mendukung upaya pemulihan gedung Mapolres.

"Tadi pak Bupati juga sudah sampaikan kesiapan untuk membantu, tentu kita sangat berterima kasih," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya Sutan Riska mengatakan pemerintah daerah setempat siap membantu pihak kepolisian dalam upaya pemulihan gedung kantor pascainsiden terjadinya kebakaran.

"Kami dari pemerintah daerah siap membantu, apapun itu pelayan masyarakat tetap harus berjalan," ujarnya.

Seluruh bangunan kantor Polres Dharmasraya ludes terbakar setelah diduga dibakar oleh dua orang tidak dikenal Minggu dini hari sekitar Pukul 02.30 WIB.

Kedua pelaku tersebut terpaksa ditembak setelah berupaya melakukan penyerangan terhadap petugas saat akan menghentikan mereka.

"Kedua pelaku berupaya melakukan penyerangan menggunakan perlengkapan yang membahayakan seperti anak panah lengkap dengan busurnya dan sangkur," kata Kapolres.

Kepolisian setempat telah memasang garis polisi di bangunan yang terbakar itu. Masyarakat dilarang mendekat ke lokasi bangunan yang diduga dibakar oleh dua orang pelaku itu. (*)
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar