Kamis, 19 Oktober 2017 - 29 Muharram 1439 H

Pengungsi Rohingya Butuh Bantuan Berkelanjutan

Pengungsi Rohingya masuk Bangladesh. (cc)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Sejumlah pengungsi Rohingya yang berada di wilayah Bangladesh membutuhkan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan untuk membangun kehidupan, seperti pendidikan dan pelatihan kemampuan kerja.

"Kalau untuk bantuan sandang, pakaian sudah tidak perlu. Paling yang diperlukan yaitu 'shelter' dan sanitasi serta yang bersifat 'sustainable' seperti pendidikan untuk anak, nutrisi dan kesehatan itu masih diperlukan," kata Pimpinan Tim SOS Rohingya dari organisasi kemanusiaan internasional Aksi Cepat Tanggap (ACT), Rahardiansyah, dihubungi Antara dari Jakarta, Senin.

Menurut dia, bantuan pemulihan bagi pengungsi seperti kesehatan, pendidikan anak dan pelatihan kemampuan kerja amat diperlukan oleh pengungsi untuk bekal hidup bagi warga Rohingya.

Pemerintah Bangladesh, ujar Rahardiansyah, sudah mengkoordinasikan kebutuhan bantuan tersebut kepada sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) agar dapat memberikan keperluan itu.

Selain pendidikan anak dan pelatihan kerja, Rahardiansyah menjelaskan pengungsi Rohingya yang sudah memiliki tempat tinggal sementara, rencananya diberikan bekal kemampuan bertani dan lahan pertanian.

Rahardiansyah mengatakan warga Rohingya juga butuh bantuan modal tunai untuk memulai usaha seperti dagang dan pertanian.

"Untuk pengungsi masih ada yang masuk, tapi hanya sedikit dari perbatasan. Karena pada Sabtu kami juga melihat dari Teknaf ada pembakaran yang terlihat di seberang Sungai Naf di dekat Maungdaw (wilayah Myanmar), karena terlihat asap mengepul tinggi," ujar Rahardiansyah.

Sementara itu terkait bantuan dari pemerintah Indonesia kepada pengungsi Rohingya, Rahardiansyah bersama tim BNPB dan KBRI Bangladesh telah meninjau tempat penyimpanan sementara bantuan kemanusiaan RI.

Beberapa bantuan itu ada yang masih disimpan di gudang pemerintah Distrik Cox's Bazar sebelum didistribusikan kepada para pengungsi di beberapa sub-distrik di wilayah perbatasan.

Indonesia telah mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya melalui pemerintah Bangladesh berupa 30 ton beras, 14 ribu helai selimut, 17.400 helai sarung, 2.490 paket makanan siap saji, 20 unit tenda besar, 10 tanki air darurat fleksibel, 600 paket family kit, 900 paket pakaian, gula pasir (1 ton).

Selain itu, bantuan seberat 20 ton pada sorti ke 7 dan ke 8 mengangkut 250 paket family kit, 10 set generator listrik, 325 boks minyak goreng, dan 2 ribu boks biskuit. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Atman Ahdiat
Semangat Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk memacu pertumbuhan di sektor pariwisata terpancar pada Forum Investasi Regional ...
Baca Juga