Kualitas SDM Aparatur Cukup Pengaruhi Pembangunan Nagari

id #Aparatur Nagari #Nagari Pasaman

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis. (Antara Sumbar/Riko Saputra)

Lubuk Sikaping (Antara Sumbar) Pembangunan di tingkat nagari (desa adat) sangat ditentukan dan dipengaruhi oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah terdepat tersebut.

Berdasarkan dari kajian Pemkab Pasaman, saat ini hanya beberapa Nagari yang sudah menunjukan peningkatan dalam pengelolaan.

Jumlah nagari di Kabupaten Pasaman terdiri 37 nagari dan tercatat 25 nagari persiapan, berdasarkan data Bagian Pemerintah Nagari, dihimpun Kamis.

Bupati Pasaman Yusuf Lubis mengingatkan penjabat wali nagari persiapan harus siap melakukan pelayanan kepada masyarakat tanpa diskriminasi, harus mementingkan kepentingan umum, tidak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"Kemudian transparan, jujur dan akuntabel, berintegritas serta menghindari konflik," katanya.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk mendukung jalannya roda pemerintahan di tiap nagari persiapan tersebut, sehingga tujuan pemekaran nagari untuk meningkatkan pelayanan dapat dicapai.

"Pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan nagari persiapan ini akan terus dilakukan. Ini baru awal dari proses hingga nantinya disahkan menjadi nagari defenitif," ujarnya.

Menurut Yusuf, pelayanan harus menjadi semakin baik, bukan sebaliknya, maka penjabat wali nagari harus mulai memahami tugas pokok dan fungsi sebagai seorang wali nagari.

Jadi, dengan keterbatasan sarana prasarana penunjang kegiatan tetapi dijadikan untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat, manfaat potensi dan sumber daya yang ada.

Bedasarkan data sebagaimana dituangkan dalam RPJMD 2016-2021, bahwa sarana prasarana perkantoran nagari dalam kondisi baik baru 16,22 persen (2015).

Sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, kesiapan masyarakat dan pemerintah di nagari menjadi suatu hal yang sangat penting.

Kualitas dan kapasitas pemangku kepentingan terutama aparatur nagari dalam mengelola sumber daya yang ada di harus dipastikan dapat diwujudkan.

Begitu juga halnya upaya pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal menjadi hal yang menentukan berhasil tidaknya pembangunan nagari.

Jadi, ke depan untuk memastikan keberhasilan pembangunan di nagari, maka beberapa hal yang harus dilakukan di antaranya pembentukan nagari mandiri dengan mengoptimalkan pemanfaatan SDA dan tata kelola pemerintahan nagari.

Sebagai salah satu faktor pendukungnya ketersediaan sarana prasarana yang refresentarif, aparatur nagari yang berkualitas dan profesional serta mengoptimalkan setiap kewenangan yang dimiliki nagari. (*)
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar