Sabtu, 23 September 2017 - 3 Muharram 1439 H

Revitalisasi Pasar Sungai Kunyit Rampung September 2017

Ilustrasi - Pedagang berjualan di Pasar. (cc)
Padang Aro, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menargetkan revitalisasi Pasar Sungai Kunyit bantuan dari Kementerian Koperasi sebesar Rp950 juta bisa rampung pada akhir September 2017, agar bisa segera digunakan masyarakat.

"Jika sudah selesai maka untuk pengelolaannya diusulkan dilakukan oleh Koperasi Bima II yang sudah memiliki nomor induk," kata Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah setempat Azizah Mutia di Padang Aro, Rabu.

Saat ini katanya, pembangunannya sudah setengah rampung, dan pada akhir September 2017 kemungkinan telah selesai.

Melalui bidang koperasi yang akan dibangun di Pasar Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo berupa kios 15 unit, satu los, dua toilet dan satu bak sampah.

Dia mengatakan, meskipun pasar nantinya akan dikelola koperasi, namun asetnya tetap milik nagari.

Karena ini merupakan pasar nagari maka koperasi hanya sebagai pengelola saja, sedangkan seluruh aset tetap milik nagari," katanya.

Dengan pengelolaan pasar oleh koperasj kata dia, maka akan menguatkan koperasi itu sendiri.
Akan tetapi kata dia, kemungkinan pasar dikelola koperasj baru bisa terlaksana pada 2019, sebab harus diusulkan dulu ke kementerian.

"Yang menetapkan pasar tersebut dikelola koperasj adalah kementerian, dan kami hanya mengusulkan koperasinya," ujarnya.

Pada 2018 katanya, pasar Sungai Kunyit ini sudah bisa ditempati pedagang.

Sepanjang 2016, pemerintah setempat melakukan revitalisasi tiga pasar tradisional yaitu Sungai Kalu, Muaralabuh dan Padang Aro.

Sedangkan tahun ini masih melalui dana TP juga dilakukan pembangunan pasar higienis di Muaralabuh.

Gedung lama pasar Muaralabuh sendiri sudah dibongkar dan akan dilakukan pembangunan baru. (*)


Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga